Pemudik Lebaran mulai Masuki Pantura Rembang

Kamis, 15 Juni 2017 | 15:39 WIB

Pemudik Lebaran dari arah Jawa Barat maupun Jawa Timur terpantau mulai memasuki wilayah Pantura Rembang pada H-10 Lebaran atau pada Kamis (15/6/2017). (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

REMBANG, mataairradio.com – Pemudik Lebaran dari arah Jawa Barat maupun Jawa Timur terpantau mulai memasuki wilayah Pantura Rembang pada H-10 Lebaran 1438 Hijriah atau Kamis (15/6/2017).

Hal itu diketahui dari adanya kendaraan pribadi berpelat nomor B dan L yang beberapa kali melintasi pantura Rembang. Meski begitu tingkat arus mudik di Rembang masih dalam kondisi lengang.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Rembang, AKP Muh Rikha Zulkarnaen membenarkan arus mudik Lebaran di daerah ini masih landai dan belum terjadi peningkatan jumlah kendaraan mudik.

“Hingga saat ini, di Rembang belum ada peningkatan arus mudik lebaran. Tingakt arus mudik masih landai,” ungkapnya saat dikonfirmasi mataairradio.com.

Wakil Kepala Polres Rembang Kompol Pranandya Subiyakto menyatakan telah menggelar rapat koordinasi lintas batas dengan Polres Tuban Jawa Timur guna membahas pengamanan arus mudik Lebaran tahun ini.

“Sesuai rapat terdahulu, bahwa arus mudik setiap tahun mengalami kenaikan, sehingga kita perlu antisipasi,” ujarnya.

Dalam hal pengamanan arus mudik di Jalur Pantura Rembang, ia mengimbau setiap kepolisian sektor melakukan persiapan secara optimal.

Menurutnya, keamanan lalu lintas memang bukan tugas inti wilayah sektoral, namun harus komprehensif, karena tujuannya sama yaitu untuk meningkatkan keselamatan.

“Pengamanan arus mudik juga melibatkan andil dari TNI, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, dan DPU Kabupaten Rembang serta Jasa Raharja,” tandasnya.

Polres Rembang menerjunkan 300 personel yang terdiri atas personel Polres Rembang dan jajaran Polsek serta instansi terkait.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan