Pemotor Tabrak Pejalan Kaki, Pembonceng Tewas

Jumat, 2 Juni 2017 | 13:13 WIB

Ilustrasi. Pecahan kaca kendaraan akibat kecelakaan. (Foto: jakartakita.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pejalan kaki dan pesepeda motor terjadi di Jalan Raya Ketanggi Rembang Kota, Kamis (1/6/2017) petang. Satu orang meninggal dunia dalam insiden yang terjadi pada sesaat setelah waktu berbuka puasa tersebut.

Kepala Unit Kecelakaan pada Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Rembang Ipda Muhammad Syafi Karim mengatakan, kecelakaan bermula ketika sepeda motor jenis Honda Vario melaju dari arah barat menuju ke arah timur. Sepeda motor Vario tersebut bernomor polisi K 2230 AW.

Kendaraan ini dikendarai oleh Abdul Hani (26) warga Desa Wonomulyo Kecamatan Kasiman Kabupaten Bojonegoro dan diboncengi oleh Mohammad Rondi (27) tercatat sebagai warga Kelurahan Tanjungsari Kecamatan Rembang. Laju kendaraan cukup kencang lantaran jalan mulus.

Namun sesampainya di lokasi kejadian, seorang warga setempat bernama Ali Mahmud (41) yang ternyata seorang polisi menyeberang jalan. Namun karena jarak sudah dekat, pesepeda motor menabrak pejalan kaki tersebut.

“Akibat kecelakaan tersebut, pengendara sepeda motor terjatuh sehingga mengalami hematum kepala bagian kanan. Begitu pula pejalan kaki yang mengalami cedera kepala sedang dan bengkak pada wajah. Keduanya dilarikan ke RSUD dr R Soetrasno guna dirawat,” terang Ipda Karim.

Sementara pembonceng sepeda motor bernama Mohammad Rondi juga cedera kepala berat dan retak pada tulang tengkorak, sehingga meninggal dunia seketika di tempat kejadian. Ia terpental dari sepeda motor yang diboncenginya dan kepalanya terbentur badan jalan.

“Jalanan tempat terjadinya kecelakaan terbilang mulus, sehingga memungkinkan pengguna jalan melajukan kendaraan secara kencang. Sedikit saja lengah, bisa fatal akibatnya. Demikian pun dengan pejalan kaki, agar memastikan jarak aman arus kendaraan sebelum menyeberang,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan