Pemotongan Ternak Kurban Diprediksi Naik Lima Persen

Rabu, 31 Agustus 2016 | 15:11 WIB
Petugas kesehatan ternak mengecek beberapa kambing kurban menjelang Idul Adha 1435 Hijriah. (Foto: Pujianto)

Petugas kesehatan ternak mengecek beberapa kambing kurban menjelang Idul Adha 1435 Hijriah. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Pemotongan ternak baik sapi maupun kambing-domba untuk kurban pada momen Idul Adha 1437 Hijriyah di Kabupaten Rembang diprediksi naik lima persen dibandingkan tingkat pemotongan pada tahun kemarin.

Kepala Bidang Peternakan pada Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Rembang Agus Iwan Haswanto, Rabu (31/8/2016) pagi menyebut prediksi tingkat kenaikan pemotongan itu berdasarkan kebiasaan pada tahun-tahun sebelumnya.

Ia menyebutkan, pada tahun 2015 atau saat momen Idul Adha 1436 Hijriyah, jumlah sapi yang dipotong untuk kurban sebanyak 500-600 ekor, sedangkan kambing atau domba sebanyak 2.000-4000 ekor.

“Data untuk kurban pada tahun ini, kami belum mendapatkan karena belum ada laporan. Cuma kalau melihat data tahun kemarin akan terjadi kenaikan biasanya lima persen. Nanti H-2 atau H-3 kita biasanya baru dapat data riil,” katanya.

Menurutnya, meskipun diprediksi terjadi kenaikan pemotongan sapi dan kambing atau domba untuk kurban, namun populasi ternak sapi dan kambing di Kabupaten Rembang, masih akan tersedia cukup dan tidak banyak terganggu.

“Saya kira tidak akan ganggu populasi, karena kita jadi pemasok. Populasi sapi kita masih 128.000 ekor, sedangkankambing 250000 ekor. Kita ini pemasok terbesar keempat ternak di Jawa Tengah,” katanya.

Agus juga mengatakan, tingkat permintaan hewan kurban yang menanjak, mengerek harga ternak di pasaran, yang rata-rata sebesar 10 persen dari harga sebelum momen kurban.

Ia mengaku memantau pergerakan harga sapi dan kambing layak kurban menjelang momen Idul Adha di tiga pasar, yaitu Pamotan, Kragan, dan Blora, yang untuk sapi rata-rata naik Rp4-5 ribu per kilogram timbangan hidup.

“Harga sapi per kilogram timbangan hidup kini di kisaran Rp49-50 ribu. Padahal sebelumnya Rp44-45 ribu per kilogram timbangan hidup. Soal harga kambing pun kini sudah Rp2,5-3 juta per ekor layak kurban. Sebelumnya Rp2,1-2,2 juta per ekor,” katanya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan