Pedagang Resah Pencurian di Pasar Rembang

Tuesday, 17 May 2016 | 16:39 WIB
Beberapa pembeli hendak membeli sembako di Pasar Rembang, baru-baru ini. (Foto: Mukhammad Fadlil)

Beberapa pembeli hendak membeli sembako di Pasar Rembang, baru-baru ini. (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

REMBANG, mataairradio.com – Sejumlah pedagang di Pasar Rembang belakangan ini resah oleh aksi pencurian di tempat jual beli itu. Beragam jenis barang dagangan dilaporkan hilang seperti bumbu dapur, sepatu, dan ikan.

Pencurian dilakukan ketika pasar sudah tutup atau terjadi pada petang hingga malam hari. Beberapa kasus pencurian sudah dilaporkan polisi, tapi belum menuai titik terang, sedangkan sejumlah kasus lain tidak dilaporkan oleh korbannya.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Wilayah Pasar Rembang Bambang Budi Suharto menyatakan mendengar sejumlah kasus kehilangan dagangan yang dialami sejumlah bakul di pasar, tetapi nyaris tidak ada yang laporan ke pihak kepala pasar.

“Seperti kabar yang menyebut ada bakul yang kehilangan bawang, sampai sekarang belum ada laporan. Memang ada yang kehilangan sepatu dan kasusnya sedang ditangani polisi, meski belum ada pelaku yang berhasil ditangkap,” terangnya, Selasa (17/5/2016).

Ia juga mengakui, kabar tentang pencurian barang dagangan yang dialami beberapa bakul, berembus sejak satu bulan terakhir. Namun ia mengaku menyesalkan sikap pedagang yang ogah melapor ke petugas pengamanan pasar secara resmi.

“Kami sudah mengimbau kepada pedagang agar proaktif melapor jika kehilangan barang. Tapi sepertinya mereka tidak mau repot sehingga memilih tidak melaporkan kejadian pencurian yang menimpanya,” katanya.

Sejak berembusnya kabar pencurian di lingkungan pasar, Bambang menyatakan menggiatkan patroli keliling dengan mengerahkan tujuh petugas keamanan pasar yang dibantu anggota Ikatan Pedagang Pasar Rembang.

“Sebenarnya, dari sisi jumlah petugas keamanan, kalau dituruti ya tujuh itu kurang. Tetapi kita harus memaksimalkan petugas yang ada dan dibantu dengan komponen lain di pasar. Seperti belum lama ini, kita amankan copet di pasar berkat kerjasama seluruh komponen di pasar,” tegasnya.

Kustinah, seorang pedagang sayuran di Pasar Rembang mengaku belum mendengar kabar soal adanya pencurian barang di pasar, tetapi hal itu perlu diantisipasi.

“Mungkin yang kemalingan itu yang dekat dengan bagian luar. Tapi ya tetap perlu diantisipasi,” tegasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan