Pantau Hewan Kurban, Dintanpan Bentuk Timsus

Wednesday, 30 August 2017 | 14:43 WIB

Petugas kesehatan ternak mengecek beberapa kambing kurban menjelang Idul Adha 1435 Hijriah. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Pihak Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Rembang membentuk tim khusus untuk memantau kesehatan hewan kurban dan mencegah penyembelihan sapi betina produktif.

Suratmin, Kepala Dintanpan Kabupaten Rembang menyebutkan, pihaknya membentuk sebanyak lima tim pemantau. Setiap tim terdiri atas tiga hingga empat orang. Salah satu di antaranya merupakan dokter hewan.

Ia menjelaskan, tim khusus itu memantau beberapa penampungan hewan kurban yang telah ditentukan, antara lain di Desa Padaran, Weton, dan Ngotet Kecamatan Rembang serta di Desa Gunungsari Kecamatan Kaliori.

Tim bergerak sesuai laporan dari masyarakat mulai Selasa 29 Agustus kemarin.

“Tugas utamanya itu memantau kesehatan hewan. Jadi jika ada hewan kurban dalam kondisi sakit, tidak boleh disembelih. Harus diobati sampai sembuh. Khawatirnya nanti menimbulkan penyakit bagi yang mengonsumsi daging, akibat terinveksi virus,” kata Suratmin.

Menurutnya, hewan yang kondisinya sehat dapat dilihat dari segi fisiknya, salah satunya adalah mulut hewan kurban tidak kering dan suhu badannya sekitar 40 derajat celcius.

Sesuai dengan laporan dari lapangan, hingga Rabu (30/8/2017) belum ditemukan adanya hewan yang menderita sakit.

“Saya mengimbau kepada masyarakat yang hendak melakukan kurban, supaya tidak menyembelih betina produktif guna mendukung visi Pemerintah menjaga perkembangan peternakan,” pungkasnya.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Pujianto




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan