Operasi Patuh Candi 2020 Digelar Dua Minggu ke Depan

Thursday, 23 July 2020 | 16:53 WIB

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Rembang mengamankan sedikitnya lima unit becak motor yang biasa beroperasi di jalanan Pantura Sluke-Sarang, Rabu (12/11/2014). (Foto:mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Pihak Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Rembang mulai menggelar operasi patuh candi 2020 pada Kamis (23/7/2020) hingga 5 Agustus 2020 atau selama dua minggu ke depan.

Dalam operasi tersebut selain ketertiban berkendara seperti menggunakan helm, membawa SIM dan dokumen kendaraan, pihak kepolisian juga memberikan penyuluhan tentang adaptasi kebiasaan baru di tengah pandemi Covid-19.

Kepala Satlantas Polres Rembang AKP Sri Martini menyatakan, dalam operasi tersebut pihaknya tetap mendahulukan tindakan humanis persuasif.

Dijelaskannya, tujuan utama dari operasi patuh candi adalah penyuluhan kepada masyarakat tentang keamanan dan ketertiban dalam berlalu lintas.

“Kami mengutamakan penindakan yang kasat mata, seperti tidak memakai helm dan melanggar rabu lalu lintas. Razia di jalan dengan penggunaan plang juga kita minimalisir karena berpotensi adanya kerumunan,” ungkapnya.

Kasat Lantas menegaskan, bagi pengendara yang tidak memakai masker tidak akan ditilang. Pihak kepolisian hanya akan menegur dan memberikan pengertian pentingnya menggunakan masker di tengah pandemi Covid-19.

Anwar seorang pengendara mengatakan, operasi candi memang kegiatan rutin pihak kepolisian yang harus ada agar warga lebih tertib dalam berkendara di jalan raya.

Dirinya memberikan masukan kepada pihak kepolisian bahwa penertiban seharusnya bersifat menyeluruh jangan hanya fokus pada kendaraan roda dua.

“Misalnya seperti di sekitar SPBU Tireman di sebelah utara banyak kendaraan berat yang sering parkir liar, sehingga membahayakan pengendara lain. Pihak kepolisian perlu turun tangan agar tidak terjadi kecelakaan,” imbuhnya.

 

Penulis : Mohammad Siroju Munir
Editor : Mukhammad Fadlil




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan