Operasi Jaran, Lima Pencuri dan 25 Sepeda Motor Diamankan

Kamis, 7 Februari 2013 | 18:06 WIB
Pelaku dan barang bukti

Pelaku dan barang bukti

REMBANG – MataAirRadio.net, Sebanyak 25 unit sepeda motor berbagai jenis serta lima pelaku pencurian kendaraan bermotor beroda dua diamankan oleh jajaran Kepolisian Resor Rembang melalui operasi Jaran Candi yang digelar sejak 21 Januari hingga 7 Februari 2013.

25 unit sepeda motor yang diamankan itu kebanyakan berasal dari tempat kejadian perkara di wilayah timur Kabupaten Rembang seperti Pamotan, Sedan, Kragan, dan Sarang, selain juga dari Kota Rembang dan Sulang.

Dari lima pelaku yang berhasil dibekuk, t

Tiga orang di antaranya beraksi dalam satu kelompok, masing-masing adalah Wardi warga Desa Gonggang Kecamatan Sarang, Masduki warga Desa Lodan Wetan Kecamatan Sarang, dan M Yudi warga Desa Bangunrejo Kecamatan Pamotan.

Sementara dua pelaku pencurian lainnya namun tidak dalam komplotan Wardi alias bergerak sendiri-sendiri, masing-masing adalah Mughni warga Pekalongan dan Aris Sugiyanto warga Desa Dorokandang Kecamatan Lasem.

Dari Operasi Jaran kali ini, polisi juga menangkap dua orang penadah sepeda motor hasil kejahatan masing-masing Manggis warga Sangkrah Desa Lodege Kecamatan Sumber dan Teguh Widodo warga Desa Ronggo Kecamatan Jaken Kabupaten Pati.

Pihak kepolisian juga menyatakan masih memburu dua orang komplotan Wardi, masing-masing SM dan HR. Komplotan Wardi ini sudah beraksi di 30 tempat kejadian perkara yang hampir semuanya di wilayah timur kabupaten ini.

Modus operandi para pelaku pencurian ini, terutama komplotan Wardi adalah dengan menggunakan kunci palsu untuk memetik sepeda motor bidikannya. Setelah itu, pelaku membuang plat nomor dan mempreteli perangkat seperti dek sepeda motor secara cepat.

Di antara sepeda motor yang dicuri komplotan Wardi salah satunya adalah kendaraan dinas milik Kepala Desa Pandangan Kulon Kecamatan Kragan yang menurut pengakuan pelaku dibuang di daerah Kecamatan Dukuhseti Kabupaten Pati.

Wakapolres Rembang Komisaris Polisi Priyono mengatakan, pelaku pencurian sepeda motor ini umumnya beraksi memanfaatkan kelalaian para korbannya. Sedikit saja korban lengah, pelaku akan dengan cepat beraksi.

Wakapolres Rembang Komisaris Polisi Priyono yang didampingi Kasatreskrim AKP Joko Santoso dan Kepala Bidang Humas AKP Mansur menyatakan, para pelaku tindak pidana pencurian sepeda motor ini akan dijerat dengan Pasal 363 KUHP yang ancaman hukumannya maksimal tujuh tahun penjara.

Sementara penadah sepeda motor hasil curian akan dikenai jerat Pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara. Wakapolres Rembang juga mempersilakan warga yang merasa kehilangan sepeda motor, agar datang mengecek ke Mapolres setempat dengan membawa bukti kepemilikan yang sah untuk mengambilnya.

Meski sudah berhasil membekuk lima pelaku pencurian dan mengamankan 25 unit sepeda motor hasil kejahatan, tetap saja pihak Polres Rembang masih memiliki setumpuk pekerjaan rumah.

Sebab, rentetan kasus pencurian disertai kekerasan atau curas yang terjadi di sejumlah titik di kawasan Kota Rembang dan Sulang baru-baru ini, masih belum berbuah penangkapan pelaku. (Pujianto)

Bagikan untuk keluarga Anda!



One comment
  1. filinus

    Februari 16, 2013 at 10:52 pm

    saya kehilangan sepeda motor Merk Yamaha V-IXION
    pada Tgl 20 Jan 2013 hari Minggu
    warnah Putih
    NoPol H-4857-PP
    Noka: MH33C1005BK678166
    Nosin: 3C1679237
    makasih atas batuannya infonya di
    0852 3030 3339

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan