Ombak Laut Utara Jawa masih Belum Bersahabat buat Nelayan

Senin, 29 Januari 2018 | 17:40 WIB

Perahu-perahu kecil nelayan ditambatkan di alur Sungai Karanggeneng, Senin (29/1/2018). (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

REMBANG, mataairradio.com – Ketinggian ombak di Laut Utara Jawa masih belum akan bersahabat buat nelayan, setidaknya hingga pertengahan Februari mendatang.

Cuaca ekstrem diprediksi baru akan reda pada akhir bulan depan atau menjelang bulan Maret nanti.

Komandan Pos TNI Angkatan Laut Rembang Lettu Hartono menyebutkan, ketinggian ombak masih lebih dari dua meter.

“Kecepatan angin berkisar antara 9-19 kilometer per jam,” katanya kepada mataairradio, Senin (29/1/2018).

Ia menyesalkan masih adanya nelayan yang nekat melaut.

“Yang tampak nekat melaut berasal dari kawasan Rembang bagian timur seperti Sluke dan Kragan,” ujarnya.

Lettu Hartono mengaku telah giat mengimbau para nelayan agar tidak memaksakan diri melaut.

“Utamanya kepada nelayan kecil yang berperahu di bawah 5-10 grosston, sudah kita imbau untuk tidak melaut sementara,” paparnya.

Menurut Komandan Pos TNI Angkatan Laut, nelayan yang nekat melaut ini berangkat pada pagi hari atau saat ombak sedikit reda. Mereka ini pulang pada menjelang zuhur.

Juhri, nelayan kecil berasal dari Kelurahan Tanjungsari Kecamatan Rembang mengaku sudah sepekan ini tidak melaut.

Ia lebih memilih menanti cuaca lebih baik daripada memaksakan diri melaut.

“Tapi ya ada sebagian nelayan yang melaut,” katanya.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan