Oktober Segera Berlalu, Sulang-Sumber baru akan Digarap

Senin, 31 Oktober 2016 | 19:24 WIB
Kondisi jalan rusak parah pada ruas Demaan Kecamatan Gunem pada Selasa (6/9/2016). (Foto: Pujianto)

Kondisi jalan rusak parah pada ruas Demaan Kecamatan Gunem pada Selasa (6/9/2016). (Foto: Pujianto)

 

BULU, mataairradio.com – Bupati Rembang Abdul Hafidz meminta maaf kepada masyarakat karena perbaikan ruas jalan antara Sulang hingga Sumber baru akan digarap.

Saat berdialog dengan masyarakat Kecamatan Bulu di pendapa kecamatan setempat, Senin (31/10/2016), Hafidz menyebutkan bahwa rencana perbaikan jalan itu baru akan dimulai.

“Saat ini sudah terbit SPK (surat perintah kerja, red.). Kami minta maaf,” terangnya di hadapan para kepala desa, BPD, dan tokoh masyarakat di Kecamatan Bulu.

Sekadar diketahui, ruas jalan antara Sulang hingga Sumber melintasi beberapa desa di Kecamatan Bulu seperti Lambangan Wetan, Lambangan Kulon, Warugunung, Pinggan, dan Mlatirejo.

Namun, menurut Bupati, perbaikan jalan di ruas ini akan dilakukan dengan cara perawatan atau penambalan, sedangkan perbaikan jalan secara menyeluruh baru tahun depan.

“Tahun ini baru kita kaver dengan dana Rp3,3 miliar. Jadi yang bolong-bolong akan kita tambal. 2017 akan diselesaikan dengan anggaran Rp10 miliar,” terangnya.

Selain perbaikan jalan Sulang hingga Sumber, pada kesempatan itu, sejumlah pihak meminta kepada pemerintah kabupaten agar menuntaskan perbaikan jalan Pinggan hingga Sendangmulyo.

“Jalan antara Desa Pinggan hingga Sendangmulyo sudah kami perbaiki dengan dana desa pak. Tapi masih kurang satu kilo lagi. Kami minta agar pemkab membantu,” ujar Kades Pinggan Siswati.

Bupati berjanji akan menuntaskannya pada tahun 2017. Menurut Hafidz, dengan panjang ruas satu kilometer, anggaran yang dibutuhkan tidak lebih dari Rp500 juta.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan