Nyabu di Warung Kopi, Pramusaji Dibui

Kamis, 7 Desember 2017 | 18:06 WIB

Polisi memeriksa Wijayanti (39) pramusaji warung kopi yang ditangkap karena mengonsumsi sabu-sabu pada Rabu (7/12/2017). (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Seorang perempuan pramusaji warung kopi dijebloskan ke bui oleh polisi dari Satuan Reserse Narkoba Polres Rembang, Rabu (6/12/2017) malam.

Perempuan itu Wijayanti (39) warga Dukuh Krajan Desa Jugo Kecamatan Donorojo Kabupaten Jepara.

Ia ditangkap saat asyik mengonsumsi sabu-sabu di warung kopi milik Warsiti di Desa Kalipang Kecamatan Sarang.

Polisi menyita 0,5 gram sabu-sabu yang disimpan dalam sebuah plastik klip, dan satu plastik klip sisa pemakaian.

Kasat Reserse Narkoba Polres Rembang AKP Bambang Sugito mengaku mendapat informasi dari masyarakat sebelum kemudian bergerak melakukan penyelidikan dan penangkapan.

“Kami tempatkan dua Polwan untuk pengintaian. Pelaku mungkin menanti kelengahan petugas. Sebab, waktu itu anggota kan lagi fokus mengamankan Pilkades,” katanya.

Selain sepaket sabu-sabu dan plastik klip sisa pemakaian, polisi juga menyita satu set alat hisap lengkap dengan satu pipet kaca yang menempel sebagai barang bukti.

Diamankan pula satu buah korek api, satu buah plastik bening, satu potongan sedotan putih, dan dua Ponsel merek Nokia dan Advan, juga sebagai barang bukti.

Bambang menyatakan masih memeriksa tersangka hingga Kamis (7/12/2017) siang.

Pemeriksaan antara lain untuk mengungkap asal sabu-sabu yang dikonsumsi Wijayanti, termasuk peran tersangka; apakah sebatas pengguna atau juga terindikasi sebagai pengedar.

“Sementara ini kita nyatakan pelaku ini sekadar pengguna, bukan pengedar. Namun soal asal usul sabu-sabu yang dikonsumsi, kami belum bisa pastikan,” katanya.

Saat ini, tersangka yang menangis saat pertama kali ditangkap, dijerat dengan Pasal 112, 114, dan 127 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Ancaman penjaranya minimal empat tahun, dan maksimal 14 tahun,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan