Nyabu di Hotel, Perempuan Bertato asal Jepara Ditangkap

Senin, 22 Januari 2018 | 19:55 WIB

Seorang perempuan berasal dari Desa Lebu Kecamatan Pecangaan Kabupaten Jepara Diana Desiana ditangkap polisi saat sedang mengonsumsi sabu-sabu di Hotel Pantura wilayah Desa Banyudono Kecamatan Kaliori, Ahad (21/1/2018) kemarin. (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Seorang perempuan berasal dari Desa Lebu Kecamatan Pecangaan Kabupaten Jepara ditangkap polisi saat sedang mengonsumsi sabu-sabu di Hotel Pantura wilayah Desa Banyudono Kecamatan Kaliori, Ahad (21/1/2018) kemarin.

Penangkapan perempuan bernama Diana Desiana ini berawal dari informasi petugas Satpam hotel setempat. Satpam melihat beberapa orang tidak dikenal keluar masuk salah satu kamar hotel.

“Karena mencurigakan, petugas Satpam lalu menghubungi polisi,” ungkap Kasat Reserse Narkoba Polres Rembang AKP Bambang Sugito.

Ia juga mengungkapkan, saat dilakukan upaya paksa di kamar M5, polisi menjumpai Diana sedang mengonsumsi sabu-sabu sendirian.

“Kami juga mendapati 0,5 gram sabu-sabu yang diakui milik Diana, sehingga kami lakukan penangkapan,” bebernya.

Selain setengah gram sabu-sabu, dari kamar yang dihuni perempuan berusia 27 tahun ini, polisi juga mengamankan barang bukti lainnya.

“Kami juga amankan satu set alat hisap sabu-sabu, korek api gas warna biru, sepucuk sedotan, buku nikah, dan satu unit Ponsel warna hitam merek Lenovo,” katanya.

Kasat Reserse Narkoba menyatakan masih memeriksa tersangka hingga Senin (22/1/2018) siang.

Pemeriksaan intensif dilakukan guna menguak keterlibatan beberapa orang yang keluar masuk kamar hotel yang diinapi tersangka sebelum polisi melakukan penangkapan.

Mengenai kemungkinan Diana juga seorang pengedar mengingat tersangka berasal dari Jepara, polisi belum bisa memastikan.

“Pendalaman masih dilakukan. Dari pengakuan awal, Diana di kamar hotel untuk singgah beristirahat karena capai,” tegasnya.

Akibat perbuatannya, perempuan penuh tato di kedua tangannya ini dijerat dengan Pasal 114 Ayat 1 Subsider Pasal 127 Ayat 1 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Diana terancam hukuman penjara minimal empat tahun dan denda Rp800 juta,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan