Nur Jannah Gantikan Posisi Suaminya di Komisi C

Senin, 13 Juni 2016 | 14:43 WIB
Pengambilan sumpah/janji Nur Jannah sebagai pengganti antarwaktu anggota DPRD Kabupaten Rembang menggantikan Mochammad Nurhasan pada Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Rembang, Rabu (8/6/2016) siang. (Foto: mataairradio.com)

Pengambilan sumpah/janji Nur Jannah sebagai pengganti antarwaktu anggota DPRD Kabupaten Rembang menggantikan Mochammad Nurhasan pada Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Rembang, Rabu (8/6/2016) siang. (Foto: mataairradio.com)paw

 

REMBANG, mataairradio.com – Nur Jannah, pengganti antarwaktu anggota DPRD Rembang Mochammad Nurhasan, akhirnya menggantikan posisi suaminya yang diberhentikan karena korupsi itu sebagai Sekretaris Komisi C yang membidangi infrastruktur.

Nur Jannah, merupakan calon legislator peraih suara terbanyak berikutnya dari Partai Hanura di Daerah Pemilihan IV meliputi Kecamatan Sedan dan Sarang, menjadi penggantinya.

Jannah sebenarnya bukan peraih suara terbanyak kedua setelah Nurhasan pada Pemilu Legislatif 2014, melainkan terbanyak ketiga. Namun karena peraup suara terbanyak kedua menyatakan mundur, maka Nur Jannah yang menggantikan.

Penetapan Nur Jannah sebagai pengganti antarwaktu anggota DPRD Kabupaten Rembang dilakukan melalui Rapat Paripurna Istimewa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah pada 8 Juni 2016, berdasarkan SK Gubernur Jawa Tengah tertanggal 18 Mei 2016.

Keputusan untuk mendudukkan Nur Jannah sebagai sekretaris komisi diambil melalui forum rapat internal Komisi C di ruang komisi setempat, Senin (13/6/2016) siang, yang disertai dengan sejumlah argumen.

Anggota Komisi C DPRD Rembang Mohammad Imron membeberkan, rekan-rekannya di komisi tidak memandang Nur Jannah sebagai orang baru di kursi wakil rakyat.

“Yang dilihat antara lain bahwa Bu Nur Jannah ini sudah paham tentang seluk beluk infrastruktur. Cukup paham pekerjaan sipil (proyek, red.),” ujar dia kepada reporter mataairradio.

Ia pun menilai Nur Jannah tidak akan gagap dengan tugas barunya sebagai Sekretaris Komisi C karena keputusan memilih yang bersangkutan telah merupakan mufakat hampir setiap anggota di komisi.

“Tidak perlu lama-lama setelah keputusan ini. Kami akan langsung bekerja untuk mengawal penyerapan anggaran pembangunan infrastruktur di Dinas PU,” tandasnya.

Menurutnya, setelah mufakat penunjukan Nur Jannah, Selasa (14/6/2016) besok, DPRD Kabupaten Rembang akan menetapkannya pada Paripurna Istimewa yang digelar bareng dengan agenda LHP BPK RI.

“Penetapannya akan dilakukan bareng dengan Rapat Paripurna Istimewa tentang LHP BKP, biar tidak ada paripurna lagi setelah ini. Karena mulai 20 Juni nanti, kita sudah ada agenda kunjungan kerja lagi,” tegasnya.

Sementara itu, pada hari yang sama, Komisi C DPRD Kabupaten Rembang gagal bertemu dengan jajaran DPU setempat guna meminta laporan hasil perkembangan penyerapan anggaran infrastruktur.

“Sampai dengan jam ini (pukul 14.00 WIB, red.), DPU belum pada datang. Kami hubungi ponselnya tidak aktif. Hanya saja, kabarnya mereka (Kepala DPU dan para kepala bidang, red.) sedang dipanggil Bupati,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan