Nelayan Hilang di Perairan Kragan Akhirnya Ditemukan

Kamis, 29 Maret 2018 | 15:16 WIB

Nelayan bernama Kardi (36) yang dilaporkan hilang saat melaut di Perairan Kragan pada Selasa (27/3/2018) lalu akhirnya ditemukan Kamis (29/3/2018) pukul 10.15 WIB. (Foto: mataairradio.com)

 

KRAGAN, mataairradio.com – Nelayan bernama Kardi (36) yang dilaporkan hilang saat melaut di Perairan Kragan pada Selasa (27/3/2018) lalu akhirnya ditemukan Kamis (29/3/2018) pukul 10.15 WIB.

Jasad Kardi warga RT 2 RW 3 Desa Kragan Kecamatan Kragan ditemukan mengapung di Perairan Pandangan oleh tetangganya sendiri saat menangkap ikan.

Ketika pertama kali ditemukan, kondisi muka sudah rusak.

Kepala Seksi Kedaruratan pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang Pramujo mengatakan, jasad Kardi kemudian dibawa nelayan ke rumah duka.

“Petugas medis dari Puskesmas setempat lalu menyusul untuk melakukan visum luar,” terangnya kepada mataairradio.

Pramujo juga mengatakan, sebelum warga menemukan jasad Kardi, tim SAR beserta segenap sukarelawan sudah sempat melakukan pencarian di Perairan Laut Kragan hingga Sarang pada Kamis (29/3/2018) pagi.

“Sebanyak 30 sukarelawan dari berbagai elemen turun melakukan pencarian, termasuk masyarakat setempat. Upaya pencarian pagi ini tadi menggunakan tiga unit perahu karet,” katanya.

Dari kejadian ini, Pramujo mengimbau nelayan yang punya riwayat penyakit seperti ayan agar tidak memaksakan sendirian melaut biar kalau sakitnya kambuh, ada yang menolong.

Kardi dilaporkan hilang setelah pamit berangkat melaut seorang diri pada pukul 04.00 WIB, Selasa (27/3/2018) lalu. Perahunya ditemukan terombang-ambing di Perairan Pandangan, pagi harinya sekitar pukul 06.30 WIB.

Warga yang tahu kalau perahu srool itu milik Kardi lantas menariknya ke Pantai Kragan. Keluarga korban yang kemudian dikonfirmasi menyatakan, Kardi memiliki riwayat penyakit ayan atau epilepsi.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan