Nakal, PKL Alun-Alun Rembang Dituntut Segera Berbenah

Tuesday, 22 November 2016 | 17:42 WIB
Wahana permainan anak kembali menempati areal sisi timur Alun-alun Rembang, sehingga dianggap menyita nyaris habis ruang publik di bagian tersebut. (Foto: Pujianto)

Wahana permainan anak kembali menempati areal sisi timur Alun-alun Rembang, sehingga dianggap menyita nyaris habis ruang publik di bagian tersebut. (Foto: Pujianto)

 

KOTA, mataairradio.com – Para pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Alun-alun Rembang dituntut berbenah segera. Pembenahan yang diingini adalah menyangkut ketertiban, kebersihan, serta layanan daftar menu makanan dan harga.

Wakil Bupati Rembang Bayu Andriyanto mengatakan, tuntutan pembenahan segera terhadap para PKL ini lantaran pihaknya mendapat banyak keluhan dari masyarakat menyangkut ketidaktertiban para pedagang kaki lima di kawasan alun-alun.

Ia menyebutkan, ruang publik yang baru saja selesai dipercantik dengan anggaran setengah miliar rupiah lebih ini, masih ditebari oleh bau tak sedap limbah makanan serta keramik yang lengket oleh minyak dan lokasi bekas lapak yang tidak bersih.

“Belum lagi, masih ada sebagian PKL yang tidak menyuguhkan daftar menu dan harga yang dijual. Kami menerima cukup banyak keluhan, ada pedagang yang menjual dengan harga yang tidak sewajarnya. Main pukul begitu saja,” katanya.

Bayu menyatakan memberikan batas waktu atau tenggat sebulan bagi para PKL untuk berbenah menyangkut berbagai kenyataan tersebut. Jika tidak juga diindahkan, maka mereka yang membandel akan dipanggil oleh pihak Pemkab Rembang.

“Jika tuntutan tersebut tidak dipenuhi, maka pemkab akan memanggil mereka guna menandatangani pakta integritas atau kesanggupan untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan alun-alun. Jika masih tidak diindahkan, kita akan tindak tegas,” tandasnya.

Pada kesempatan terpisah, Jumadi Ketua Paguyuban PKL Alun-alun Rembang menyatakan siap melaksanakan imbauan dari pihak Pemkab. Ia pun akan memastikan, setiap pedagang akan segera menampilkan daftar menu sekaligus harga makanan yang mereka jual.

“Kami siap untuk pemasangan banner tentang menjaga kebersihan dan ketertiban alun-alun. Ada 94 PKL untuk yang malam, rencana setelah PKL yang malam berjalan nanti PKL yang pagi, kita juga ajak untuk menjaga kebersihan dan ketertiban alun-alun,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan