Mayoritas Babinsa Rembang Belum Kebagian Motor Operasional

Kamis, 11 Februari 2016 | 17:54 WIB
Dandim 0720 Rembang Letkol Inf Darmawan Setiajy memeriksa kesiapan pasukannya menjelang pengamanan Pilkada 9 Desember 2015. (Foto: kodam4.mil.id)

Dandim 0720 Rembang Letkol Inf Darmawan Setiajy memeriksa kesiapan pasukannya menjelang pengamanan Pilkada 9 Desember 2015. (Foto: kodam4.mil.id)

 

REMBANG, mataairradio.com – Mayoritas bintara pembina desa (babinsa) di wilayah Komando Distrik Militer 0720 Rembang belum kebagian sepeda motor dinas atau operasional.

Padahal, kendaraan tersebut penting untuk menunjang tugas memantau keamanan wilayah.

Komandan Kodim 0720 Rembang Letnan Kolonel Infanteri Darmawan Setiajy menyebutkan, jumlah anggota babinsa sebanyak 286 orang, tapi baru sekitar 100-an yang telah mendapat fasilitas motor dinas.

“Selebihnya, mereka yang belum kebagian masih memakai kendaraan pribadi masing-masing,” katanya.

Ia mengakui, motor operasional penting bagi babinsa untuk pemantauan kondisi politik, ekonomi, sosial, dan budaya, termasuk ketika ada program dari Pemerintah seperti upaya khusus peningkatan produksi padi, jagung, dan kedelai.

“Awal tahun ini, kami hanya ditambahi 4 motor dinas,” tegasnya.

Selain kendaraan dinas atau sepeda motor bagi babinsa, hingga Kamis (11/2/2016) pagi, komando rayon militer atau koramil di Rembang pun masih belum semua kebagian mobil operasional.

“Tahun ini belum ada rencana dari komando di atas terkait pengadaan mobil dinas (bagi koramil),” ujarnya.

Ia mengaku hanya bisa berdoa agar segera ada tambahan mobil operasional bagi koramil. Namun ia menyadari untuk memenuhi kebutuhan mobil dinas bagi tiap koramil, diperlukan dana besar.

“Saat ini, hanya koramil model (seperti Lasem) yang dialokasi mobil operasional,” katanya menyebutkan.

Dandim pun mencontohkan daerah seperti di Natuna, Kepulauan Riau. Di wilayah tersebut, tidak mobil yang dialokasikan, tetapi boat atau perahu.

“Intinya, mobil operasional diberikan sesuai karakteristik wilayah,” tegasnya.

Seorang babinsa dari Koramil Pancur, Pelda Kasanudin mengatakan, fasilitas sepeda motor dinas bagi babinsa menambah semangat guna terjun ke desa binaan.

“Memang belum semua babinsa kebagian motor dinas, tapi kayaknya perhatian dari Pusat meningkat dari tahun ke tahun,” katanya.

Menurutnya, sepeda motor bermanfaat melancarkan tugas babinsa, terutama setiap ada potensi gangguan keamanan yang menuntut cepat sampai di lokasi tujuan.

“Kami tak hanya menjaga kondusivitas wilayah, tetapi juga membina teritorial dan aktif mendampingi petani di Upsus Pajale,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




One comment
  1. nilon henry

    Februari 11, 2016 at 7:56 pm

    Tidak masalah penugasan jalan terus, prajurit sdh terbiasa di medan tempur…salam komando

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan