Mandikan Sapi, Pria Sepuh Ditemukan Meninggal

Jumat, 26 Mei 2017 | 21:03 WIB

Kubangan bekas galian tambang di Desa Terjan Kecamatan Kragan, lokasi ditemukannya seorang warga setempat yang sedang memandikan ternak sapinya, Jumat (26/5/2017) sekitar pukul 10.00 WIB. (Foto: mataairradio.com)

 

KRAGAN, mataairradio.com – Seorang pria sepuh warga Desa Terjan Kecamatan Kragan ditemukan meninggal dunia di kubangan bekas galian tambang di daerah setempat, Jumat (26/5/2017) sekitar pukul 10.00 WIB.

Diduga, pria bernama Turmundi (63) warga RT 2 RW 2 itu mengalami serangan jantung saat memandikan ternak sapinya di kawasan setempat, dan ditemukan oleh warga desa itu sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Kepala Kepolisian Sektor Kragan Ajun Komisaris Mohammad Mansur mengatakan, awalnya korban memandikan sapi piaraan di kubangan air yang berkedalaman sekitar 20 centimeter, namun tiba-tiba jatuh pingsan.

“Kebetulan ada dua orang warga yang melintas hendak menuju sawah. Mengetahui korban tergeletak, dua orang warga tadi mendekat untuk memastikan. Tetapi korban sudah meninggal dunia,” katanya kepada mataairradio.com.

Menurut keterangan yang dihimpun polisi dari warga sekitar, korban sebelumnya pernah menderita sakit jantung dan sesaat sebelum kejadian Turmundi juga sempat mengeluh masih menderita demam.

“Dari hasil pemeriksaan dokter, juga tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan. Pihak keluarga pun bisa menerima dan menyadari kalau kejadian tersebut dikarenakan korban menderita sakit jantung,” kata Kapolsek.

Setelah diperiksa oleh tim medis dari Puskesmas Kragan, jenazah korban diserahterimakan kepada pihak keluarga. Warga mengebumikannya di tempat pemakaman umum desa setempat pada siang harinya sekitar pukul 14.30 WIB.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan