Libur Natal, Arus Lalu Lintas Pantura Rembang Lancar

Monday, 25 December 2017 | 17:37 WIB

Arus lalu lintas di Jalur Pantura Rembang Kota pada saat libur Natal, Senin (25/12/2017). (Foto: Mohammad Siroju Munir)

 

REMBANG, mataairradio.com – Arus lalu lintas pada momentum libur Natal di Jalur Pantura Rembang pada Senin (25/12/2017) ini terpantau lancar.

Laju kendaraan dari arah Surabaya dan Semarang, tampak tidak tersendat.

Petugas dari kepolisian dan dinas perhubungan setempat tampak berjaga di persimpangan-persimpangan.

Kapolres Rembang AKBP Pungky Bhuana Santoso mengatakan, traffic light di beberapa titik diatur ulang agar tidak terjadi kepadatan atau penumpukan kendaraan.

Ia juga menyebut, tidak ada kejadian menonjol sejak Ahad (24/12/2017) sore hingga Senin (25/12/2017) siang.

“Mulai dari kecelakaan lalu lintas, kecelakaan laut, hingga terorisme; zero alias nol,” katanya kepada mataairradio.

Kapolres mengatakan, polisi terus siaga, setidaknya hingga Senin (25/12/2017) malam.

“Aktivitas kaum Nasrani di gereja-gereja, berlangsung hingga malam hari ini,” katanya.

Soal pengamanan di objek wisata seperti Pantai Karangjahe, Pungky mengatakan, terus digalakkan.

“Satuan polisi perairan (Satpolair), siaga di objek-objek wisata pantai,” paparnya.

Di pintu masuk dan keluar objek wisata pantai, sudah ditempatkan petugas polisi untuk menjaga.

Kapolres berharap, selama liburan Natal masyarakat bisa berekreasi dengan aman dan nyaman.

“Situasi kondusif semacam ini juga kami harapkan bertahan, setidaknya hingga Operasi Lilin selesai,” tegasnya.

Sementara itu, mengenai terjadinya kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan tewasnya pesepeda ontel akibat ditabrak bus Widji Lestari pada Sabtu (23/12/2017) lalu, Kapolres tidak mengategorikannya sebagai kasus kecelakaan yang menonjol.

“Kecelakaan yang menonjol itu bila korbannya di atas lima orang meninggal dunia. Kecelakaan semacam itu yang ditargetkan tidak terjadi selama Operasi Lilin,” katanya.

Ia mengakui, kecelakaan jalanan menjadi tantangan di masa liburan seperti sekarang.

 

Penulis: Mohammad Siroju Munir
Editor: Pujianto




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan