Lepas Jabatan, Hafidz Hadiri Halalbihalal Pemkab Rembang

Rabu, 22 Juli 2015 | 17:23 WIB
Foto Halalbihalal Pemkab Rembang, Rabu (22/7/2015) pagi. (Foto: Pujianto)

Foto Halalbihalal Pemkab Rembang, Rabu (22/7/2015) pagi. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Meski sudah lepas dari jabatan bupati, Abdul Hafidz tampak menghadiri acara halalbihalal yang digelar Pemkab Rembang, Rabu (22/7/2015) pagi.

Dia mengaku hadir sebagai orang yang pernah menjadi Bupati Rembang selama 3 bulan 14 hari. Hafidz tidak hadir sendiri, tetapi bersama istrinya Hasiroh.

Dia mengenakan baju batik warna cokelat, sedangkan istrinya memakai baju batik warna putih berbintik merah. Hafidz yang telah habis masa jabatannya sejak 20 Juli kemarin, tampak duduk di samping kiri Plt Bupati Rembang Hamzah Fatoni.

“Saya hadir sebagai orang yang pernah dituakan karena sebagai Bupati Rembang,” ujarnya saat memberikan sambutan.

Dalam kesempatan itu, Hafidz yang diberikan kesempatan berbicara di hadapan hadirin menegaskan bahwa kapasitasnya di acara tersebut adalah sebagai bagian dari masyarakat.

“Saya datang sebagai masyarakat. Bukan yang lain,” tegasnya.

Tajuk acara di Pendapa Museum Kartini Rembang ini adalah silaturahmi forum komunikasi pimpinan daerah dengan masyarakat.

Sebagai masyarakat, dia meminta agar Pemkab Rembang menjaga koordinasi secara baik dengan berbagai pihak.

“Koordinasi diperlukan karena saat sekarang, Rembang menjelang Pilkada, sehingga hal yang tidak diinginkan, perlu diantisipasi,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu pula, Plt Bupati Rembang Hamzah Fatoni memberi ungkapan penghargaan kepada Abdul Hafidz selama menjabat sebagai Wakil Bupati hingga Bupati.

“Terima kasih atas pengabdian Bapak Haji Abdul Hafidz. Semoga menjadi amal baik,” kata Hamzah.

Silaturahmi forum komunikasi pimpinan daerah pagi itu tampak dihadiri pula oleh para pegawai negeri sipil, para kepala desa, dan sejumlah anggota DPRD Rembang. Acara berlangsung selama sekitar satu jam sejak pukul 09.00 WIB.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan