Lelang Ikan di TPI Tasikagung masih Dijaga Ketat Polisi

Wednesday, 10 January 2018 | 15:43 WIB

Aktivitas lelang ikan hasil tangkapan nelayan kapal mini purseseine di TPI Tasikagung Rembang pada Rabu (10/1/2018) pagi, dilakukan dengan masih dijaga ketat oleh polisi perairan. (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Aktivitas lelang ikan hasil tangkapan nelayan kapal mini purseseine di TPI Tasikagung Rembang pada Rabu (10/1/2018) pagi, dilakukan dengan masih dijaga ketat oleh polisi perairan.

Kepala Satuan Polisi Perairan (Satpolair) Polres Rembang Inspektur Sukamto menyatakan menerjunkan empat orang anggotanya.

Tidak hanya pada Rabu (10/1/2018) ini, tetapi juga pada Selasa (9/1/2018) kemarin.

Penempatan petugasnya masih akan dilakukan pada hari-hari selanjutnya.

“Sebab, mengamankan lelang di TPI merupakan salah satu tugas rutin Satpolair,” katanya.

Sukamto menyebut, lelang ikan kini sudah berangsur aman.

Sementara itu, lelang ikan di TPI Tasikagung pagi itu juga diwarnai kedatangan tokoh nelayan cantrang Rembang, Sofi’i.

Sofi’i tampak berbincang dengan perwakilan nelayan kapal mini purseseine di TPI setempat.

Menurut Kasatpolair, keduanya sengaja dipertemukan oleh pihaknya.

“Tujuannya, agar mereka saling mendukung dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban di lingkungan Pelabuhan Pendaratan Ikan Tasikagung,” terangnya.

Melihat dinamika keamanan di TPI tersebut, Sukamto menyatakan, lelang ikan hasil tangkapan nelayan kapal mini purseseine belum perlu dialihkan lagi ke TPI lain.

“Nelayan cantrang dan mini purseseine, sudah sepakat untuk tidak saling mengganggu,” tandasnya.

Berdasarkan pantauan, jumlah kapal mini purseseine yang membongkar ikan hasil tangkapannya di dermaga Tasikagung, sebanyak 14 unit.

Seluruhnya melelang ikan di TPI Tasikagung sejak pukul 06.30 hingga pukul 11.00 WIB.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan