Layanan Karaoke Berkedok Rumah Makan Ditutup

Minggu, 11 Desember 2016 | 20:55 WIB
Ruang karaoke di Rumah Makan Teras Kota Rembang ditutup paksa petugas dengan disegel karena tidak dilengkapi izin. (Foto: mataairradio.com)

Ruang karaoke di Rumah Makan Teras Kota Rembang ditutup paksa petugas dengan disegel karena tidak dilengkapi izin. (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Layanan karaoke di tiga rumah makan di Kabupaten Rembang ditutup paksa petugas gabungan dari kepolisian, tentara, Satpol PP, dan KPPT Kabupaten Rembang melalui sebuah razia pada Jumat (9/12/2016) malam lalu.

Pasalnya, layanan karaoke di tiga rumah makan, yakni RM Pondokasri, RM Eco, dan RM Teras Kota Rembang tidak dilengkapi izin alias karaoke berkedok rumah makan. Layanan karaokenya pun dalam bentuk room, tidak terbuka.

“(Sebelumnya) kita data, baru mulai bergerak. Tidak kita beda-bedakan. Izinnya rumah makan, ternyata untuk kafe atau karaoke. Itu tak sesuai aturan,” ujar Wakil Bupati Rembang Bayu Andriyanto yang memimpin razia pada malam itu.

Bayu meminta kepada pihak pengusaha rumah makan untuk memperbaiki izinnya sehingga sesuai dengan ketentuan. Jika sampai nekat operasi lagi, maka pihaknya tidak segan memberikan sanksi secara lebih tegas, termasuk pencabutan izin rumah makan.

“Kita kooperatif dan jalin komunikasi yang baik. Kalau tidak diindahkan, kita akan berikan sanksi lebih lanjut secara hukum. Kita surati. Jika tak mengindahkan, maka itu pilihan dia. Kita akan lihat. Kita tidak beda-bedakan; tidak pilih-pilih,” tegasnya.

Selain menyegel tiga rumah makan itu, enam kafe karaoke di beberapa tempat yang tidak berizin, juga ditutup paksa oleh petugas. Kafe karaoke itu antara lain Kafe Darsono Pohlandak Pancur dan Kafe JM Bogorejo Sedan.

Selain itu, juga Kafe Segara Kebloran, Kafe JM Putri Sendangwaru, Kafe Weka Tanjungsari, Karaoke di Karangharjo, yang seluruhnya berada di wilayah Kecamatan Kragan.

“Ini bagian dari operasi cipta kondisi. Supaya kita menciptakan kondisi keamanan, terkait kondisi akhir tahun. Kita ingin konsen dan serius dan memenuhi harapan masyarakat terkait gangguan sering terjadi serta peredaran miras,” ujarnya.

Selain melakukan penyegelan, dari razia tersebut, petugas juga mengamankan tiga orang pemandu karaoke (PK) yang bekerja di Kafe Segara Kebloran.

“Untuk PK yang terjaring razia, kita data dan lakukan pembinaan. Kemudian, petugas menyita seratus botol lebih minuman keras dari salah satu kafe,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan