Langgar Markah Solid, Pelajar Celaka dan Meninggal

Sabtu, 22 April 2017 | 21:42 WIB

Pelajar bernama Rika Puspita (16) warga RT 9 RW 3 Desa Kaliombo Kecamatan Sulang mengendarai sepeda motor jenis Honda Beat K 6654 PM mengalami kecelakaan di Jalur Pantura wilayah Kelurahan Pacar Kecamatan Rembang, Sabtu (22/4/2017). (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Seorang pelajar mengalami kecelakaan hingga meninggal dunia di Jalan Pantura masuk daerah Kelurahan Pacar Kecamatan Rembang, Sabtu (22/4/2017) sekitar pukul 10.30 WIB.

Pelajar bernama Rika Puspita (16) warga RT 9 RW 3 Desa Kaliombo Kecamatan Sulang ini mengendarai sepeda motor jenis Honda Beat K 6654 PM, awalnya melaju dari arah barat menuju timur.

Searah di depannya, melaju kendaraan truk gandeng N 9127 US yang dikemudikan Sugianto (67) warga RT 2 RW 3 Desa Kalirejo Kecamatan Drigu Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Sesampainya di titik kejadian, pesepeda motor mendahului truk gandeng dari kanan hingga melewati markah solid (lurus dobel, red.). Namun saat bersamaan, dari arah berlawanan, melaju kendaraan yang tidak diketahui identitasnya.

Kendaraan tak dikenal itu berjalan ke kanan, menghindari dokar yang berada di sebelah selatan jalan. Lantaran jarak sudah dekat, kendaraan yang tak diketahui identitasnya ini menyerempet spion sepeda motor korban.

“Motor terjatuh. Pesepeda motor terjatuh ke kiri hingga tertabrak ban belakang truk gandeng sebelah kanan. Pesepeda motor cedera berat di kepala dan meninggal dunia seketika di lokasi kejadian,” ungkap Kasatlantas Polres Rembang AKP M Rikha Zulkarnaen.

Dari kasus kecelakaan ini, pihaknya berharap kepada para pengguna jalan agar lebih hati-hati saat berkendara. Pastikan tidak menyalip apabila markah solid karena rambu-rambu tersebut sekaligus sebagai peringatan untuk tidak menyalip.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan