KPU Tetapkan Dapil dan Alokasi Kursi DPRD Rembang

Kamis, 12 April 2018 | 16:31 WIB

Keputusan KPU RI mengenai daerah pemilihan dan alokasi kursi anggota DPRD Kabupaten Rembang pada Pemilu 2019. (Foto: screenshoot)

 

REMBANG, mataairradio.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah menetapkan daerah pemilihan dan alokasi kursi anggota DPRD di Kabupaten Rembang dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

Ketua KPU Kabupaten Rembang Minanus Suud mengungkapkan, KPU RI menetapkan bahwa Rembang tetap tujuh Dapil dengan alokasi 45 kursi. Jumlah Dapil dan alokasi kursi ini seperti Pemilu 2014.

Rinciannya, Dapil Rembang 1 Kecamatan Rembang 6 kursi, Rembang 2 Lasem-Pancur 6 kursi, Rembang 3 Kragan-Sluke 7 kursi, Rembang 4 Sarang-Sedan 8 kursi, Rembang 5 Pamotan-Sale 6 kursi.

Kemudian Rembang 6 Bulu-Sulang-Gunem 6 kursi, dan Rembang 7 Kaliori-Sumber 6 kursi.

“Kami memberikan surat tertulis memuat salinan keputusan KPU RI kepada tiap Parpol,” katanya.

Minanus Suud menambahkan, meskipun ketika uji publik usulan tentang daerah pemilihan terbelah antara tujuh dan lima Dapil, partai politik diyakini sudah menyiapkan alternatif atas keputusan KPU RI.

Apalagi, menurutnya, pada Pemilu 2014 lalu, daerah pemilihan yang kini diputuskan, sudah pernah digarap oleh tiap-tiap Parpol. Yang perlu dipersiapkan oleh Parpol saat ini adalah calon legislatif.

“Keputusan KPU RI tentang Dapil dan Alokasi Kusri Anggota DPRD Kabupaten/Kota dalam Pemilu 2019, akan kami sampaikan pula kepada PKPI yang baru menang gugatan di PTUN sebagai peserta Pemilu 2019,” imbuhnya.

Parpol yang akan mengikuti Pemilu 2019 secara berurutan adalah PKB, Gerindra, PDIP, Golkar, Nasdem, Garuda, Berkarya, PKS, Perindo, PPP, PSI, PAN, Hanura, Demokrat, dan menyusul PKPI.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan