KPU Terapkan Laporan Berkala Antisipasi PPDP Nakal

Senin, 22 Januari 2018 | 19:38 WIB

Senin (22/1/2018) sore, KPU dan PPK mendampingi PPDP Desa Karangmangu Kecamatan Sarang untuk melakukan Coklit terhadap calon wakil gubernur Jateng berasal dari Kabupaten Rembang Taj Yasin, salah seorang putra dari KH Maimoen Zubair. (Foto dokumentasi KPU Kabupaten Rembang untuk mataairradio)

 

REMBANG, mataairradio.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menerapkan laporan berkala untuk mengantisipasi adanya petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) nakal atau tidak mendatangi langsung rumah warga saat pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih untuk Pilgub Jateng 2018.

Komisioner KPU Jawa Tengah Ikhwanudin mengatakan, pihaknya ada kontrol secara nasional guna mencegah PPDP tidak melakukan Coklit sesuai prosedur. PPDP diwajibkan melaporkan secara berkala hasil Coklit kepada KPU melalui PPK dan PPS.

“Rentang kendali seperti ini diperlukan,” katanya kepada mataairradio.

Ia menegaskan, setiap PPDP harus mendatangi tiap rumah untuk Coklit data pemilih. Pada tahap awal, pihaknya menargetkan 40 persen daftar pemilih ter-Coklit.

“Kami optimistis, seluruh sasaran sudah akan tercocokkan dan terteliti oleh PPDP sebelum 18 Februari 2018, sehingga ada rentang waktu untuk laporan,” tandasnya.

Pada kesempatan terpisah, Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Rembang Totok Suparyanto juga mengatakan, pihaknya membuat laporan berkala pengawasan terhadap kegiatan Coklit data pemilih yang dilakukan oleh KPU melalui petugas pemutakhiran data pemilih.

“Teknisnya, setiap Panwaslu di tingkat desa diminta mengambil data sepuluh orang dalam daftar pemilih sebagai sampel,” katanya.

Menurutnya, jika sampai sepuluh hari kedua, nama dalam sampel masih belum dicoklit oleh PPDP, maka Panwas akan memberikan peringatan. Bisa jadi tugas PPDP tidak beres.

Begitu pula bila seluruh data pemilih dalam DP4 sudah ter-Coklit di sepuluh hari pertama. Menurut Totok, yang demikian juga perlu diawasi.

“Sebab, bisa saja, PPDP tidak melakukan Coklit dari pintu ke pintu alias dikerjakan dari rumah sendiri. Sejauh ini, gejala PPDP yang demikian belum kami temui,” katanya.

Pemutakhiran data pemilih untuk Pilgub Jateng 2018 dimulai sejak 20 Januari kemarin dan akan berakhir pada 18 Februari 2018.

Di Kabupaten Rembang, pemutakhiran dilakukan dengan melibatkan 1.300 orang PPDP. Saat bertugas mereka dilengkapi ban lengan dan topi PPDP serta daftar yang akan di-Coklit.

Senin (22/1/2018) sore, KPU dan PPK mendampingi PPDP Desa Karangmangu Kecamatan Sarang untuk melakukan Coklit terhadap calon wakil gubernur Jateng berasal dari Kabupaten Rembang Taj Yasin, salah seorang putra dari KH Maimoen Zubair.

Sehari sebelumnya, atau pada Ahad (21/1/2018), PPDP setempat juga men-Coklit Mbah Maimoen.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan