KPU Minta Anggaran Pilkada Ditambah Rp450 Juta

Wednesday, 10 June 2020 | 17:54 WIB
Logo Komisi Pemilihan Umum (KPU). (Foto: mataairradio.com)

REMBANG, mataairradio.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rembang meminta tambahan anggaran pelaksanaan Pilkada senilai Rp450 juta.

Sesuai rencana, Pilkada 2020 akan digelar pada Bulan Desember 2020 mendatang.

Permintaan tambahan anggaran tersebut muncul, lantaran beberapa perubahan aturan dan juga efek penundaan Pilkada yang seharusnya digelar pada September 2020 akibat Pandemi Covid-19.

Ketua KPU Rembang Ika Iqbal Fahmi menyatakan, penambahan anggaran sebesar Rp450 juta itu nantinya digunakan untuk penambahan tempat pemungutan suara (TPS).

Penambahan TPS diperlukan karena dalam aturan sebelumnya jumlah pemilih dala satu TPS maksimal 800 pemilih, karena ada aturan terbaru terkait
keamanan akibat Covid-19 maka jumlah pemilih dikurangi menjadi maksimal 500 pemilih dalam satu TPS.

Sebelumnya, KPU Rembang mendapatkan anggaran pelaksanaan Pilkada sebesar Rp21.25 miliar.

Ia menyebutkan, jumlah penambahan TPS yang diusulkan sebanyak 208 TPS, sehingga perlu tambahan anggaran untuk pembuatan TPS, honor tujuh orang KPPS, dan honor dua orang anggota keamanan untuk tiap-tiap TPS.

“Kita mendapat intruksi dari KPU RI untuk mengoptimalkan anggaran yang ada, artinya harus ada beberapa penyesuaian, misalnya mengurangi pertemuan tatap muka ketika rapat dan beberapa hal lain,” ungkapnya.

Namun demikian anggaran tersebut belum mencakup protokol kesehatan yang disyaratkan oleh aturan yang baru.

Pihak KPU Rembang dengan pemerintah kabupaten sepakat, jika dalam protokol kesehatan pelaksanaan Pilkada nanti dana hibah yang akan diberikan kepada KPU Rembang berupa barang, baik itu alat pelindung diri (APD) seperti masker, tes Swab, dan yang lainnya.

“Untuk teknisnya pihak Pemerintah nantinya yang akan melaksanakan protokol kesehatan saat tahapan Pilkada berjalan,” pungkasnya.

Penulis : Mohammad Siroju Munir
Editor : Mukhammad Fadlil




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan