Keluarga Korban Septic Tank Manhattan Jemput Jenazah ke Jakarta

Rabu, 13 Februari 2013 | 15:42 WIB
Suasana Rumah Duka Joko Susilo

Suasana Rumah Duka Joko Susilo

KALIORI, MataAirRadio.net – Keluarga dari tiga orang warga Dusun Rumbutmalang Desa Dresi Kulon Kecamatan Kaliori yang dilaporkan tewas di lubang septic tank pada proyek pembangunan Gedung Manhattan di Jalan TB Simatupang Cilandak, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (12/2) pagi kemarin, melakukan penjemputan jenazah ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo atau RSCM Jakarta.

Pihak keluarga didampingi perwakilan dari pemerintah desa setempat melakukan penjemputan setelah pihak rumah sakit dan kepolisian di Jakarta mengharuskan pihak keluarga datang langsung ke RSCM untuk mengurus pemulangan jenazah para korban.

Dari informasi yang dihimpun reporter MataAir Radio, Rabu (13/2) pagi, ada tiga orang dari perwakilan masing-masing keluarga dan dua orang dari pihak pemerintah desa yang turut dalam rombongan penjemput.

Sementara itu, Kepala Dusun Rumbutmalang Desa Dresi Kulon Sumani mengungkapkan, ketiga orang warga Dusun Rumbutmalang yang nahas itu adalah Joko Susilo (18) bin Jupri, Ahmad Syarifuddin (23) bin Sumidi, Sholikul Hadi (17) bin Pariman.

Ketiga warganya ini sudah berulang kali merantau ke Jakarta untuk bekerja sebagai kuli bangunan. Selain tiga orang warganya yang nahas, juga ada tiga orang warga lain dari dusunnya yang turut merantau bersama para korban, tetapi tidak turut dalam musibah itu.

Ruju, paman dari korban Joko Susilo mengatakan, pihak keluarga saat ini tengah menanti kedatangan jenazah yang diperkirakan baru akan sampai di rumah duka pada Kamis pagi 14 Februari 2013.

Joko Susilo adalah anak kedua dari pasangan Suminah dan Jupri, warga RT 1 RW 5 Dusun Rumbutmalang. Pasangan ini memiliki empat orang anak, dan Joko Susilo adalah anak kedua. Menurut Ruju, Joko terakhir kali berkomunikasi dengan ayahnya pada Senin (11/2) malam atau beberapa jam sebelum kejadian. Saat komunikasi terakhir itu, Jupri berpesan kepada anaknya Joko Susilo agar hati-hati dalam bekerja.

Menurut Ruju, keluarga kali pertama mendapatkan informasi meninggalnya Joko Susilo dari teman-teman korban dan pihak pelaksana proyek.

Peristiwa nahas bermula ketika ada salah seorang pekerja terjeblos ke dalam lubang septic tank lantai basement yang kedua. Dua orang rekannya berusaha menolong, namun ketiganya malah belum muncul-muncul. Kemudian, tiga orang pekerja yang berada di atas juga masuk ke dalam lubang sedalam enam meter itu, tetapi mereka juga terjebak. Para pekerja yang lainnya pun menghubungi polisi.

Lima orang tewas dan dua orang lainnya kritis diduga akibat kekurangan oksigen dalam septic tank tersebut. Dari lima orang tewas itu tiga di antaranya adalah warga Dusun Rumbutmalang Desa Dresi Kulon Kecamatan Kaliori Kabupaten Rembang, sementara dua korban tewas lainnya masing-masing warga Ciranjang dan Cianjur Jawa Barat. (Pujianto)

Bagikan untuk keluarga Anda!



One comment
  1. Sunarto Wage

    Februari 14, 2013 at 8:45 am

    Kami turut berdukacita atas musibah yang diderita saudaraku, semoga amal ibadahnya di terima ALLAH SWT dan keluarga yang ditinggalkan tabah menerimanya.

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan