Korban Ego Politik, Harno Mundur dari Pencalonan

Senin, 27 Juli 2015 | 16:55 WIB
Poster Bakal Calon Bupati Rembang Harno, SE. (Foto: mataairradio.com)

Poster Bakal Calon Bupati Rembang Harno, SE. (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Politisi Partai Demokrat yang juga Ketua Komisi B DPRD Rembang Harno membuat keputusan politik yang mengejutkan karena menyatakan mundur dari pencalonan di Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati 2015.

Dihubungi mataairradio pada Senin (27/7/2015) siang, Harno mengaku mundur karena tidak mendapatkan calon wakil bupati yang diidamkan. Tidak didapatnya calon wakil bupati yang cocok membuatnya tak bisa mendaftar ke KPU karena mesti berpasangan.

Dia menyatakan tidak memiliki alasan lain, sehingga mundur dari pencalonan. Namun soal tak didapatkannya calon wakil bupati, sementara persiapan dirinya terbilang yang paling awal, Harno menyebut hal itu karena ego politik di internal partai-partai. Meski demikian, dia tidak merasa dikecewakan, terutama oleh Partai Demokrat.

“Belum ketemu calon pendamping yang diidamkan, makanya saya mundur. Nggak ada alasan lain. Nggak ketemu pasangan karena ego politik partai. Tidak (kecewa dengan sikap Partai Demokrat),” ujarnya.

Atas keputusannya mundur dari pencalonan, politisi asli Pamotan yang tinggal di bilangan Jalan Pemuda Rembang mengaku sudah memberikan pengertian kepada keluarganya. Menurutnya, keluarga bisa menerima. Di sisa waktu pendaftaran pada 28 Juli ini, dia pun memastikan untuk tidak memanfaatkannya.

Mengenai arah dukungan politiknya, dia mengaku menunggu perintah partai, apakah ke salah satu pasangan yang muncul, ataukah mesti netral seperti yang dilakukan Partai Demokrat di Pemerintah Pusat. Demikian juga dengan relawan dan tim sukses yang telah terbentuk; Harno menunggu perintah partai.

Pencalonannya yang urung, diakuinya berdampak terhadap menganggurnya sejumlah alat sosialisasi. Dia menyebut ada cukup banyak kaos yang menumpuk di rumahnya. Soal jumlah dana yang sudah dikeluarkan selama ini, Harno enggan membebernya.

“Keluarga sudah kendur, sudah beda. Relawan dan tim sukses nanti saya akan kumpulkan. Memang (relawan dan tim sukses) sudah siap. Ini kaosnya juga numpuk banyak di rumah. Soal ke depannya, saya menunggu perintah partai, harus seperti apa,” tegasnya.

Sementara itu, hingga Senin (27/7/2015) sore, Partai Demokrat belum menentukan langkah terakhir. Sempat beredar kabar, partai berlogo bintang mercy akan mengusung pasangan Kuntum Khairu Basa dan Sunarto. Tetapi kabar itu masih isapan jempol, karena belum dikonfirmasi otoritas Demokrat.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan