Ribuan Warga di Gunem Kumpul, Peringati 100 Harinya Mbah Moen

Rabu, 13 November 2019 | 18:48 WIB
Wakil Gubernur Provini JAwa Tengah Tay Yasin Maimun, saat memberikan sambutan. (Foto: mataairradio.com)

GUNEM, mataairradio.com – Ribuan warga dan santri di Kecamatan Gunem berkumpul bersama di areal Pabrik Semen milik PT Semen Gresik Rembang, Tbk pada Senin (12/11/2019) malam, untuk memperingati 100 hari wafatnya KH Maimun Zubair.

Selain itu, acara digelar juga sekaligus dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Sejumlah warga dan santri dari berbagai wilayah di Kabupaten Rembang dan Blora hadir untuk ikut serta.

Tampak hadir pula putra Almarhum Mbah Moen, seperti Kiai Haji Taj Yasin Maimun (Gus Yasin) yang merupakan Wakil Gubernur Jawa Tengah dan Kiai Haji Idror Maimun (Gus Idror).

Direktur Utama PT Semen Gresik Mukhamad Saifudin menjelaskan, acara tersebut sebagai bentuk silaturahmi para tokoh dan masyarakat, sekaligus untuk mengenang tokoh bangsa asal Sarang-Rembang.

“Ini Semen Gresik bershalawat dalam rangka maulid nabi, dan 100 hari wafatnya KH Maimoen Zubair. Acara ini acara silaturakhim masyarakat desa dan alim ulama. Sebetulnya sudah kita rencanakan sudah cukup lama.

Kita juga sempat berkomunikasi dengan Mbah Moen. Beliau mendukung dan ingin ikut hadir, namun Allah berkehendak lain. Untuk menghormati beliau dan atas saran Gus Yasin acara ini tetap dilanjutkan,”jelasnya.


Wakil Gubernur Provinsi Jawa Tengah Taj Yasin Maimun saat memberikan sambutan mewakili pihak keluarga mengaku senang dengan kegiatan yang telah digelar untuk memperingati 100 hari wafatnya Ayahandanya.

Ia mengamati budaya selawat nabi sudah merambah ke dunia internasional. Salah satunya berkat upaya umat Islam di Indonesia, yang terus menggelorakan sholawat nabi.

“Nggak ada Maulid Nabi seperti di Indonesia. Terimakasih buat para habaib yang mengelorakan sholawat, sehingga bumi kita semakin adem, tentrem,” ungkap Gus Yasin.

Sementara itu, mulai pukul 17.00-24.00 WIB, Selasa (13/11/2019) Jalur Pantura di depan Pondok Pesantren Al Anwar, Desa Karangmangu-Sarang akan ditutup.

Kebijakan penutupan pada jalur tersebut karena diperkirakan banyaknya tamu yang akan datang ke Sarang, untuk ikut acara peringatan 100 hari wafatnya KH Maimun Zubair, salah satu ulama kharismatik.

Kasat Lantas Polres Rembang AKP Roy Irawan menjelaskan, Rekayasa jalur Pantura sama dengan saat peringatan 40 hari wafatnya Mbah Moen pada 14 September 2019 lalu.

Penulis: Mukhammad Fadlil/Mohamad Siroju Munir
Editor: Mukhammad Fadlil

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan