Kesadaran Atas Protokol Covid-19 di Pasar Rembang Masih Rendah

Sabtu, 14 November 2020 | 15:57 WIB

Seorang pedagang pakaian di Pasar Rembang tampak mengenakan masker sedang menunggui kiosnya, baru-baru ini. (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Kesadaran atas petingnya menerapkan protokol Covid-19 di Kawasan Pasar Rembang masih terbilang rendah. Hal itu dilihat dari minimnya masyarakat yang mengenakan masker saat berada di pasar.

Eko Suwondo salah satu pedagang di Pasar Rembang mengungkapkan, kebanyakan dari kalangan pedagang, kuli panggul, serta pengunjung di Pasar Rembang tidak memakai masker. Padahal petugas gabungan dari TNI, Polri, serta Pemkab Rembang rutin mengampanyekan protokol Covid-19.

Ia juga mengungkapkan, masyarakat baru mengenakan masker ketika kedapatan petugas tiap kali keliling pasar melakukan pemeriksaan.

Menurutnya, menerapkan protokol kesehatan, salah satunya dengan memakai masker penting dilakukan, karena dapat meminimalisir potensi penyebaran virus corona.

“Sementara waktu memang banyak pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan pedagang, kuli, dan beberapa pembeli yang ada di Pasar Rembang. Tetapi di sini (Pasar Rembang, red.) dari pihak Satgas yang terdiri dari TNI/Polri itu selalu mengingatkan akan pentingnya hidup sehat untuk meminimalisir penyebaran Covid-19. Kebanyakan itu tidak memakai masker,” tuturnya.

Suwondo menuturkan, ada sarana protokol kesehatan di Pasar Rembang, seperti tempat mencuci tangan. Selain itu sejak adanya pandemi Covid-19, jam operasional pasar dibatasi.

“Biasanya sampai jam satu siang, tapi sekarang jam sembilan sudah pulang. Kalau penyemprotan disinfektan sekarang sudah mulai redup, tidak ada kegiatan kembali,” imbuhnya.

Baru-baru ini tiga pasar di Kecamatan Sumber Kabupaten Rembang ditutup, lantaran ada seorang pedagang yang terdeteksi terpapar virus corona.

Selain itu, satu orang warga yang sering berbelanja di Pasar Sumber meninggal dunia dengan status positif Covid-19 dan menular ke anaknya, sehingga yang bersangkutan saat ini menjalani isolasi mandiri di rumah.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Rembang, Aksanudin saat dimintai tanggapan mataairradio.com belum memberikan respon.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Mukhammad Fadlil




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan