Kendaraan Wisatawan Sendat Arus Balik Pantura Rembang

Rabu, 20 Juni 2018 | 17:40 WIB

Arus balik Lebaran di Jalur Pantura Rembang terpantau tersendat oleh tumpukan kendaraan wisatawan di arah objek wisata Pantai Karangjahe. (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

REMBANG, mataairradio.com – Arus balik Lebaran di Jalur Pantura Rembang terpantau tersendat oleh tumpukan kendaraan wisatawan di arah objek wisata Pantai Karangjahe.

Berdasarkan pantauan mataairradio pada Rabu (20/6/2018) siang, kendaraan wisatawan baik roda dua maupun roda empat, termasuk minibus, tampak hilir mudik di akses menuju pantai.

Untuk menghindari kemacetan, polisi tampak melakukan rekayasa arus. Sebagian pengguna jalan dari arah Pantura Lasem, diimbau beralih lewat jalur dalam, Lasem-Pamotan Rembang.

Selain di Pantura kawasan arah Pantai Karangjahe, ketersendatan arus lalu lintas terpantau tersaji di areal depan Taman Rekreasi Pantai Kartini Rembang.

“Dua titik tadi rentan macet ketika arus balik Lebaran,” terang Kasatlantas Polres Rembang AKP Roy Irawan.

Terhadap ketersendatan arus di depan Taman Kartini, polisi mengalihkan sebagian kendaraan ke Jalur Lingkar Selatan, yakni Pertigaan Pasar Pentungan ke selatan tembus So Klin.

“Tetapi secara kepadatan, jika dibandingkan dengan tahun lalu, maka pada arus mudik dan balik tahun ini, ada penurunan tingkat kepadatan hingga 20 persen,” jelasnya.

Menurut Roy, cuti dan libur Lebaran yang jika ditotal cukup panjang, memungkinkan pemudik untuk lebih leluasa mengatur waktu perjalanan mudik dan balik.

“Karena masa libur Lebaran tahun ini terbilang panjang, maka pemudik lebih leluasa mengatur waktu perjalanannya,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Rembang Suyono menambahkan, pihaknya memasang kamera pemantau arus kendaraan di empat titik.

“Kami pasang CCTV untuk memantau kepadatan, antara lain di wilayah Sluke, Lasem, dan Rembang Kota,” bebernya.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan