Kelaikan Angkutan Lebaran Diperiksa di Rembang

Jumat, 16 Juni 2017 | 15:27 WIB

Tim gabungan dari Dinas Perhubungan dan Satuan Lalu Lintas Polres Rembang memeriksa kelaikan angkutan Lebaran 1438 Hijriah dengan menggelar razia terhadap bus-bus yang masuk Terminal Rembang, Jumat (16/6/2017) pagi. (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

REMBANG, mataairradio.com – Tim gabungan dari Dinas Perhubungan dan Satuan Lalu Lintas Polres Rembang memeriksa kelaikan angkutan Lebaran 1438 Hijriah dengan menggelar razia terhadap bus-bus yang masuk Terminal Rembang, Jumat (16/6/2017) pagi.

Petugas secara cermat memeriksa kelaikan teknis kendaraan seperti pengecekan kepakeman rem, lampu-lampu, termasuk perlengkapan tanggap darurat seperti alat pemecah kaca, alat pemadam kebakaran api ringan, dan ketersediaan segitiga tanda pengaman.

Petugas juga memeriksa masa berlaku uji KIR, SIM sopir, dan STNK. Dari razia terhadap 13 bus, baik bus antarkota antarprovinsi maupun antarkota dalam provinsi, petugas menilang dua kendaraan. Satu menjadi ranah polisi dan satunya lagi ranah pihak Dishub.

Kepala Seksi Lalu Lintas pada Dinas Perhubungan Kabupaten Rembang Sukidjo mengatakan, pihaknya terpaksa memberikan tilang kepada salah seorang sopir bus karena ban depan kiri bus gundul, lampu sein depan mati, dan bagian ruang penumpang keropos.

“Satu bus yang ditilang polisi karena masalah adminitrasi atau surat-surat kendaraan yang tidak lengkap. Beberapa bus lain sempat juga kami peringatkan, tetapi tidak kami tilang karena tingkat kesalahannya tidak terlalu fatal, misalnya pemecah kaca tidak ada,” katanya.

Pihaknya mengapresiasi pihak perusahaan otobus yang rutin mengujikan kendaraannya, terbukti petugas tidak menemukan bus yang uji KIR-nya sudah kedaluwarsa. Namun pihak Dishub meminta perusahaan atau sopir memperbaiki bodi bus yang keropos.

Baik pihak kepolisian maupun pihak dinas perhubungan, mempertimbangkan menggelar lagi uji kelaikan angkutan Lebaran pada titik lain, guna memastikan tidak adanya bus yang tak laik jalan, tetapi nekat beroperasi dan mengancam keselamatan penumpang.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan