Kasus penganiayaan Perawat oleh Oknum Polisi Selesai Secara Damai

Sabtu, 5 Oktober 2019 | 16:24 WIB

Ilustrasi.

REMBANG, mataairradio.com – Insiden perawat RSUD Rembang Alimuddin Fahmy yang ditampar oknum polisi berinisial Y yang terjadi beberapa waktu lalu tepatnya Kamis (26/9/2019) pagi selesai secara damai.

Hal tersebut disampaikan oleh Paur Subbag Humas, Aiptu Lismin Hartiwi saat dihubungi reporter mataairradio.com pada Sabtu (5/10/2019) siang yang menyatakan bahwa kasus tersebut sudah diselesaikan secara kekeluargaan.

Oknum polisi berinisal Y yang diketahui bertugas di Satuan Shabara Polres Rembang sudah meminta maaf kepada Fahmi sebagai korban penamparan. Fahmi pun sudah memberikan maaf saat mediasi antara pelaku dan korban beberapa waktu lalu.

“Sudah Mas, sudah selesai secara kekeluargaan. Pelaku sudah minta maaf pada Fahmi,” terangnya.

Lismin menambahkan pelaku tetap diberikan sanksi oleh pihak Profesi dan Pengamanan (Propam) atas kelalaiannya sehingga menimbulkan keresahan di masyarakat. Didesak bentuk sanksi yang diberikan, Lismin enggan menjawabnya.

“Tetap kita kasih sanksi Mas, kalau masalah sanksinya apa, itu urusannya Propam Nggeh,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Rembang Tabah Tohamik belum bisa dimintai keterangan terkait penyelesaian kasus yang menimpa salah satu anggotanya. Apakah masih berlanjut lewat jalur hukum atau selesai secara damai dan kekeluargaan.

Penulis : Mohammad Siroju Munir
Editor: Mohammad Siroju Munir

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan