Kasus Covid-19 Meningkat, Ansor Rembang Bagikan 10 Ribu Masker

Friday, 24 July 2020 | 18:06 WIB

Beberapa Anggota Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Rembang saat membagikan ribuan masker untuk para anggotanya dan kadernya, pada Jumat (24/7/2020) sore,. (Foto:mataairradio.com)

REMBANG, mataairradio.com – Meningkatnya angka kasus penularan Covid-19 di Kabupaten Rembang pada beberapa waktu terakhir, membuat sejumlah organisasi masyarakat turun tangan dalam penanggulangan pendemi Covid-19.

Salah satunya yakni Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Rembang, pada Jumat (24/7/2020) sore, telah membagikan ribuan masker untuk para anggotanya.

Ansor Rembang membagikan sepuluh ribu masker kepada para anggota dengan ttema “Gerakan Masker untuk Sahabat”.

Pembagian itu dilakukan secara drive-thru atau tanpa turun dari kendaraan di bilangan Jalan Majapahit, Rembang.

“Masker ini kita bagikan kepada anggota, kader, dan keluarga kader. Kita bagi melalui para Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) dari setiap kecamatan,” kata Ketua Penasihat Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Rembang M. Hanies Cholil Barro’ (Gus Hanies).

Menurut Gus Hanies, adaptasi kebiasaan baru yang mulai diterapkan oleh Pemerintah, termasuk di Kabupaten Rembang, justru diikuti oleh peningkatan jumlah kasus positif Covid-19.

Ia mengatakan, fakta tersebut perlu diimbangi dengan sosialisasi secara gencar tentang penerapan protokol kesehatan. Seperti pentingya jaga jarak, pakai masker, serta cuci tangan pakai sabun dan air mengalir.

“Angka kasus Covid-19 masih tinggi di Rembang. Sementara, adaptasi kebiasaan baru, mulai berlaku. Protokol kesehatan tetap harus dipegang oleh masyarakat untuk menekan penyebaran Covid-19. Jangan bosan apalagi menyepelekan,” tandasnya.

M Nadhif Shidqi, Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Rembang menambahkan, masker didistribusikan kepada 4.863 orang anggota dan 5.137 orang keluarga anggota/kader.

“Masker kita distribusikan serentak sore ini. Selanjutnya akan dibagikan, juga secara serentak kepada para Pimpinan Ranting untuk diteruskan kepada anggota dan kader di tiap desa,” jelasnya.

Ditegaskannya, penanganan pandemi Covid-19 dan dampaknya, harus dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Kami mengajak para sahabat untuk melawan pandemi ini secara bersama dan bersama-sama. Terus saling bahu melawan Covid dengan jaga jarak, pakai masker, dan cuci tangan,” tegasnya.

Ia berharap, bertepatan dengan momentum ulang tahun ke-279 Kabupaten Rembang, Kota Garam akan segera bebas dari pandemi Covid-19, mampu bangkit, dan kembali membangun.

“Kita lakukan seluruh ikhtiar secara lahir dan batin. Semoga pandemi ini segera berlalu, atas izin ALlah,” harapnya.

Sementara itu, berdasarkan situs web resmi miliki Pemkab Rembang, jumlah pasien positif Covid-19, hingga Jumat (24/7/2020) sore pukul 17.47 WIB, masih ada 50 orang.

Secara perinci, total masyarakat yang terpapar covid-19 sebanyak 194 orang. Dari angka tersebut, 122 orang sudah sembuh, sedangkan 18 orang lainnya meninggal dunia.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Mukhammad Fadlil




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan