Jurnalisme Warga Diapresiasi Positif di Rembang

Jumat, 9 Februari 2018 | 17:59 WIB

Logo HPN 2018

 

REMBANG, mataairradio.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Rembang memberikan apresiasi positif terhadap tumbuhnya jurnalisme warga di daerah ini.

Apalagi media sosial belakangan kerap menjadi ajang menumpahkan keluh kesah, termasuk mengabarkan sebuah peristiwa yang terjadi di sekitar mereka.

“Jurnalisme warga hal yang sangat positif, tetapi perlu diarahkan agar informasi yang diberikan bukan merupakan berita bohong atau hoaks,” katanya.

Djamal juga mengatakan, pada momentum hari pers nasional yang jatuh pada 9 Februari ini, tantangan masih menyelimuti kerja pers.

“Sebagian masyarakat belum paham kerja jurnalis. Kekerasan terhadap wartawan pun belum reda. Padahal, jurnalis berperan pada upaya mencerdaskan kehidupan bangsa dan demokrasi,” katanya.

Di sisi lain, para pekerja pers juga perlu memperbaiki profesionalitas mereka, sehingga tersuguh berita bermutu yang menjunjung tinggi kode etik jurnalistik.

“Wartawan harus terus memperbaiki diri,” katanya.

Bupati Rembang Abdul Hafidz pada sebuah kesempatan mengatakan, masyarakat perlu tahu isi Undang-undang Pers dan kode etik jurnalistik.

“Agar publik mengerti tugas wartawan. Masyarakat pun biar paham mana sosok wartawan profesional dan yang hanya mengaku-ngaku wartawan,” ujarnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan