Jumlah Bencana Alam di Rembang Meningkat pada 2017

Senin, 22 Januari 2018 | 19:32 WIB

Jalan penghubung tiga pedukuhan di Desa Woro Kecamatan Kragan longsor, Senin (1/1/2018) malam. Akses warga di Dukuh Ngablak, Srambit, dan Galsuruan kini terputus. (Foto : Akun Facebook BPBD Kab Rembang)

 

REMBANG, mataairradio.com – Jumlah kejadian bencana alam di Kabupaten Rembang pada sepanjang tahun 2017 kemarin meningkat jika dibandingkan dengan yang terjadi pada tahun 2016 lalu.

Pada 2017, terjadi 44 bencana, sedangkan tahun 2016 38 bencana. Tahun 2017, bencana kebakaran menjadi yang terbanyak dengan 16 kasus, disusul tanah longsor 15 kasus, serta banjir empat kasus.

Selebihnya, adalah tiga kejadian bencana orang tenggelam, dua kasus rumah roboh, dan masing-masing satu kasus untuk bencana puting beliung, tebing amblas, pohon tumbang, dan abrasi pantai.

Secara kecamatan, bencana paling banyak terjadi di Lasem dengan 10 kasus, Rembang tujuh kasus, Pamotan lima kasus; Sarang, Sluke, Pancur, dan Kragan masing-masing tiga kasus, serta Sedan, Sulang, dan Bulu masing-masing satu kejadian.

Sementara pada 2016, dari 38 kejadian bencana, tiga teratas juga kebakaran, namun disusul banjir, dan baru tanah longsor. Kecamatan terbanyak terjadi bencana adalah Pamotan, Kragan, dan Kaliori.

“Setiap tahun jumlah kejadian bencana naik-turun karena kasus kebencanaan datang tak terduga,” kata Kepala Seksi Kedaruratan pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang Pramujo.

Ia menyatakan, BPBD sudah melakukan sosialisasi secara rutin tiap tahun untuk menekan terjadinya bencana, terutama di daerah rawan bencana seperti Lasem, Pancur, dan Kragan yang rentan dengan tanah longsor.

Masyarakat juga sudah diimbau untuk tidak bertindak yang mengundang bencana seperti menebang pohon di kawasan hutan dan membuang sampah secara sembarangan.

“Kewaspadaan dini terhadap bencana pun sudah kami minta setiap saat,” katanya.

Pramujo menambahkan, memasuki pekan keempat di bulan Januari 2018, BPBD sudah mencatat 10 kejadian bencana di Kabupaten Rembang di antaranya tanah amblas abrasi di Pantai Kragan.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan