Judi Sabung Ayam Digerebek, Lima Orang Ditangkap

Senin, 27 Juni 2016 | 13:42 WIB
Lima pelaku judi sabung ayam yang diamankan dari sebuah arena di Dukuh Terongan Desa Wonokerto Kecamatan Sale pada Minggu (26/6/2016) petang kemarin, kembali digelar di halaman Satreskrim Polres Rembang, Senin (27/6/2016) pagi. (Foto: Pujianto)

Lima pelaku judi sabung ayam yang diamankan dari sebuah arena di Dukuh Terongan Desa Wonokerto Kecamatan Sale pada Minggu (26/6/2016) petang kemarin, kembali digelar di halaman Satreskrim Polres Rembang, Senin (27/6/2016) pagi. (Foto: Pujianto)

 

SALE, mataairradio.com – Arena perjudian sabung ayam di tepian hutan wilayah Dukuh Terongan Desa Wonokerto Kecamatan Sale digerebek oleh petugas dari Kepolisian Resor Rembang, Minggu (26/6/2016) sore.

Lima orang pejudi ditangkap, berikut 14 ekor ayam jago aduan lengkap dengan 20 unit kurungan ayam serta dua gulung keber untuk arena sabung, dua unit jam dinding, dua unit bohlam atau bola lampu, satu gulung kabel listrik, dan perlengkapan embar.

Polisi juga mengamankan 21 unit sepeda motor berbagai jenis dan merek milik orang-orang di arena judi sabung yang kabur, termasuk satu unit di antaranya merupakan jenis bebek merek Yamaha Jupiter lawas berplat merah, diduga kendaraan dinas carik atau sekretaris desa.

Lima pejudi yang ditangkap masing-masing Pmj (48) warga Karangbatu Kecamatan Parengan, Ksw (58) warga Sidokumpul Kecamatan Bangilan, Idr (51) warga Wotsogo Kecamatan Jatirogo Kabupaten Tuban.

Dua pejudi lain yang ditangkap yaitu Abd (43) warga Sidorejo Kecamatan Sedan dan Mks (51) warga Sendangmulyo Kecamatan Sarang Kabupaten Rembang. Pelaku dan barang bukti kemudian dibawa ke Mapolres Rembang guna bahan pemeriksaan lebih lanjut.

Kepala Urusan Bina Operasi (KBO) Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Rembang Inspektur Martoyo mengaku sudah mengendus arena judi sabung ayam itu, sebulan terakhir, setelah menerima informasi dari masyarakat.

Pihaknya kemudian mendatangi lokasi perjudian di lahan warga, 200 meter dari permukiman, dekat hutan, dan ternyata benar terdapat tindak judi sabung ayam, sehingga dilakukan penangkapan.

“Kami datang sekitar pukul 14.00 dan selesai penggerebekan sekitar pukul 22.00 WIB sampai Rembang. Yang lama itu saat mengangkut kendaraan sepeda motor itu,” ungkapnya kepada reporter mataairradio.

Kepala Satreskrim Polres Rembang AKP Eko Adi Pramono membeberkan bahwa arena judi sabung ayam ini sudah sekitar setengah tahun berada di lokasi tersebut, sehingga meresahkan warga setempat.

“Apalagi yang berjudi sabung ayam itu banyak warga luar desa bahkan luar kabupaten seperti Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Dalam penangkapan ini, kami juga sita uang taruhan judi Rp3,5 juta. Meski begitu judi sabung ini termasuk besar,” bebernya.

Pihaknya memastikan memproses hukum para pelaku perjudian sabung ayam hingga ke pengadilan dan menjerat kelimanya dengan pelanggaran Pasal 303 KUHP yang ancaman hukumannya maksimal 10 tahun penjara.

“Soal ayam jago aduan yang kami sita, akan kita titipkan sementara guna dirawat kepada orang yang kita percaya, sedangkan sepeda motor ini, kita perlu data siapa yang punya dan sejauh mana keterlibatannya di kasus ini, termasuk yang plat merah itu,” tegasnya.

Abd, salah seorang tersangka pelaku mengungkapkan, arena judi sabung ayam di Terongan itu beroperasi setiap hari Minggu mulai selepas zuhur hingga petang, bahkan kadang sampai malam.

“Saat ditangkap itu, saya baru saja datang pukul 14.30. Waktu itu saya cuma taruhan Rp50 ribu. Yang main orang jauh-jauh sampai Jawa Timur. Soal keberadaan lokasi sabung ayam itu katanya sudah dari tahun lalu,” akunya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan