Jemaah Haji Rembang akan Tempati Pemondokan Berbeda

Kamis, 21 Juli 2016 | 15:36 WIB
Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rembang Shalehuddin memberikan keterangan kepada awak media mengenai hasil undian pembagian kloter dan jadwal pemberangkatan per kelompok terbang, Rabu (13/7/2016) pagi. (Foto: Pujianto)

Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rembang Shalehuddin memberikan keterangan kepada awak media mengenai hasil undian pembagian kloter dan jadwal pemberangkatan per kelompok terbang, Rabu (13/7/2016) pagi. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Jemaah calon haji berasal dari Kabupaten Rembang akan menempati dua pemondokan berbeda, masing-masing di Mahbazjin seperti di tahun lalu dan di Raudlah.

Qurah atau pengundian pemondokan (maktab) sudah ditetapkan oleh Kementerian Agama RI dan telah diterima oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rembang pada Senin, 18 Juli lalu.

Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rembang Shalehuddin mengatakan bahwa pemondokan bagi jemaah calon haji di Kloter 38 dan Kloter 48 di Mahbazjin.

Jarak Mahbazjin dengan Masjidil Haram berkisar 2-2,5 kilometer, sedangkan Raudlah yang akan ditempati sebagai pemondokan bagi Kloter 65 berjarak sekitar tiga kilometer, sehingga lebih jauh sekitar setengah kilometer.

“Kami menerima hasil qurah maktab awal pekan ini. Diteken langsung oleh Kemenag Pusat. Kami belum sampaikan kepada jemaah calon haji pada saat manasik pertama di Pendapa Museum Kartini,” ujarnya.

Pihaknya akan menyosialisasikan pembagian pemondokan kepada jemaah calon haji melalui pihak Kantor Urusan Agama (KUA) ketika manasik di tingkat kecamatan, sekaligus memberi imbauan mengenai aturan di maktab.

“Intinya di maktab, jemaah mesti patuh pada aturan. Tidak ada lagi masak-masak karena katering diyakini cukup. Juga tidak boleh membawa rokok. Kalau ada yang nekat, itu persoalan lain. Soal aturan jelas berbeda dengan di Indonesia,” tegasnya.

Sebanyak 791 orang jemaah calon haji berasal Kabupaten Rembang terbagi dalam tiga kelompok terbang masing-masing Kloter 38; 355 orang calon haji, Kloter 48; 355 calon haji, dan Kloter 65; 81 orang calon haji.

Khusus jemaah calon haji di Kloter 65, 81 orang itu akan bergabung dengan 16 calon haji dari Kabupaten Jepara dan 258 calon haji dari Kabupaten Blora, sehingga akan menjadi satu kelompok terbang berisi 355 orang.

Menurut jadwal, Kloter 38 akan berangkat dari Kabupaten Rembang pada 24 Agustus, Kloter 48 akan berangkat pada 27 Agustus, dan Kloter 65 akan berangkat pada tanggal 1 September 2016.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan