Jalan Lingkar Selatan Batal Diperbaiki Tahun Ini

Kamis, 15 Juni 2017 | 15:05 WIB

Jalan Lingkar Selatan (JLS) Rembang mulai Pertigaan Soklin hingga Perempatan Galonan hampir pasti batal diperbaiki tahun ini, padahal kondisi jalur itu hingga Kamis (15/6/2017) rusak sangat parah.

 

REMBANG, mataairradio.com – Jalan Lingkar Selatan (JLS) Rembang mulai Pertigaan Soklin hingga Perempatan Galonan hampir pasti batal diperbaiki tahun ini, padahal kondisi jalur itu kini rusak sangat parah.

Akibatnya, kejadian pengguna jalan terperosok jalan berlubang dan jatuh, rentan berulang. Kendaraan jenis truk besar juga rentan nyolong lewat jalur dalam kota, terutama arus dari Blora menuju Pantura.

Bupati Rembang Abdul Hafidz menyatakan, Jalan Lingkar Selatan tidak diperbaiki tahun ini, sebab pihak pemerintah kabupaten belum dapat menganggarkannya pada APBD 2017, termasuk di APBD Perubahan.

Namun ia menjamin perbaikan JLS akan dilakukan pada tahun 2018, sekaligus dengan menyebutkan besarnya anggaran yang akan digelontorkan, yakni Rp25 miliar, dan model perbaikan dengan pembetonan.

“Tahun 2018 JLS dianggarkan dengan perbaikan pembetonan selebar 7 meter. Jalan itu adalah khusus untuk jalur kendaraan berat. Lubang jalan parah dan masyarakat sana selalu was-was kalau ada truk melintas,” katanya.

Pada sebuah kesempatan di Desa Kadiwono Kecamatan Bulu, Kamis (15/6/2017), pihaknya sebenarnya berharap kepada PT Semen Indonesia (Persero) Tbk bisa membantu penanganan kerusakan jalan ini.

“Sebab meskipun tidak diperbaiki secara optimal tetapi setidaknya bisa mengurangi tingkat kerusakan sehingga tidak membahayakan truk besar,” katanya.

Seperti diketahui, beberapa pihak dan komunitas sempat berinisiatif melakukan perbaikan sendiri. Perbaikan dilakukan dengan menutup lubang menggunakan tanah uruk secara swadaya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan