Jagong Bareng Ganjar Belum Legakan Nelayan Cantrang

Kamis, 19 Januari 2017 | 15:44 WIB

Dialog Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama nelayan cantrang di Kabupaten Rembang, di alun-alun setempat, Rabu (17/1/2017) malam. (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

KOTA, mataairradio.com – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengajak para nelayan cantrang di Kabupaten Rembang untuk berdialog di Alun-alun setempat, Rabu (18/1/2017) malam.

Namun dialog membahas pelarangan penggunaan jaring cantrang belum melegakan para nelayan. Pasalnya, solusi berupa kredit bagi mereka untuk mengganti alat tangkap, dianggap sulit terwujud.

Rasno, salah seorang nelayan cantrang berasal dari Desa Pasarbanggi Kecamatan Rembang mengatakan, sebagian besar dari mereka kini telah memiliki utang di bank, sehingga sulit dapat utang lagi.

“Utang yang kemarin-kemarin saja belum lunas, masak harus utang lagi. Kalau bisa cantrang tidak usah diganti. Sebab untuk ganti alat tangkap baru, butuh biaya besar,” katanya di hadapan Gubernur.

Sementara itu, Ganjar mengaku akan menggandeng beberapa perbankan untuk ikut mengatasi gejolak nelayan akibat pelarangan penggunaan jaring cantrang, meski diperpanjang enam bulan.

Bentuk kontribusi yang diminta dari bank, menurut Ganjar, ialah dengan memberikan kredit lunak dan mempermudah proses serta persyaratan pengajuan kredit.

“Namu keluhan ini perlu kami cocokkan dengan keluhan nelayan dari daerah lain di Jawa Tengah. Soal kredit, teknisnya kita bahas dulu. Yang penting para nelayan bisa terbantu,” pungkasnya.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan