Hingga Akhir Tahun, Serapan Anggaran Diprediksi Rendah

Selasa, 9 Agustus 2016 | 18:08 WIB
Bupati Rembang Abdul Hafidz saat mengecek daftar ruas jalan pada ruas Kaliori-Sumber-Sulang yang akan diperbaiki pada 2016 di sela roadshow, Senin (29/2/2016) pagi. (Foto: mataairradio.com)

Bupati Rembang Abdul Hafidz saat mengecek daftar ruas jalan pada ruas Kaliori-Sumber-Sulang yang akan diperbaiki pada 2016 di sela roadshow, Senin (29/2/2016) pagi. (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Tingkat penyerapan anggaran pada tahun 2016 di Kabupaten Rembang diperkirakan masih akan rendah atau di bawah 50 persen.

Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Rembang Mohammad Imron menjelaskan, prediksi tersebut berkaca pada kondisi serapan pada awal bulan Agustus ini yang kurang dari 30 persen.

“Pekan ini mungkin ada 5-6 pekerjaan yang teken kontrak. Kemudian pada pekan pertama Oktober nanti, teken lagi lima paket. Jadi kurang dari 50 persen serapan sampai akhir tahun,” katanya.

Menurut Imron, dari laporan mingguan mengenai progres penyerapan di Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Rembang misalnya, satu pekerjaan hampir pasti gagal lelang tahun ini.

“Rencana perbaikan jalan di ruas Maguan-Perbatasan Pati senilai Rp1,9 miliar gagal lelang karena tidak ada pendaftar. Mau dilelang ulang sudah tidak cukup waktu. Otomatis tidak terserap,” bebernya.

Ia berpendapat, tingkat serapan anggaran yang rendah masih mungkin di luar prediksinya, apabila kendala keterbatasan jumlah jasa konsultan di internal DPU misalnya, bisa diatasi.

“Kami sempat merekomendasikan penunjukan langsung jasa konsultan dari luar Rembang untuk memacu tingkat serapan anggaran, tetapi kita belum cek lagi progresnya,” tandasnya.

Ia juga membeberkan, rendahnya tingkat serapan diinformasikan terjadi pula di dinas lain, misalnya di lingkup Dinas Kesehatan, rencana untuk pembangunan rumah sakit, hampir pasti urung.

“Kalkulasi kasar kami, tingkat Silpa pada tahun ini akan lebih tinggi ketimbang tahun lalu. Jika tahun lalu Rp250an miliar, maka tahun ini bisa saja tembus Rp400-an miliar,” ujarnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



One comment
  1. kholik

    Agustus 16, 2016 at 12:25 am

    ruwas jalan buluh jambeyan kecamatan sedan kabupaten rembang rusak .tolong dik cek pak bupati

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan