H-6 Lebaran, Stok Darah di Rembang Kritis

Sabtu, 9 Juni 2018 | 18:34 WIB

Stok darah di UTD PMI Rembang, Sabtu (9/6/2018). (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

REMBANG, mataiarradio.com – Stok darah di PMI Kabupaten Rembang sedang kritis pada H-6 Lebaran.

Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Rembang tinggal menyimpan 175 kantung darah berbagai golongan.

Stok itu hanya mampu bertahan selama tiga sampai lima hari mendatang.

Manajer Pelayanan PMI Rembang Susiati mengaku sudah berusaha menjaga keamanan stok darah.

“Kita akan kembali amankan stok darah antara lain dengan berburu donor hingga ke perdesaan begitu selesai salat tarawih,” katanya.

Selain itu, menurutnya, juga dengan memperpanjang jam operasional, menjadi hingga pukul 21.00 WIB.

“Stok darah bisa tiba-tiba kritis karena kebutuhan rumah sakit per harinya, susah diprediksi,” terangnya.

Serapan stok darah, katanya, bisa mendadak melonjak karena kejadian tertentu di rumah sakit.

Menurutnya, paling tidak, harus ada lima hingga 10 kantung darah, sebagai antisipasi bila ada pasien yang misalnya mengalami pendarahan hebat.

“Kami berharap kepada masyarakat untuk ikut berpartisipasi menjadi donor darah, supaya stok darah di Rembang selalu aman pada masa cuti dan libur Lebaran,” katanya.

Pada Sabtu (9/6/2018) sore, stok darah di PMI Rembang tinggal 51 kantung darah golongan A, B 45 kantung, AB 27 kantung, dan O 52 kantung.

Sementara cuti dan libur Lebaran berlangsung mulai 11 Juni hingga 20 Juni mendatang.

Menurut catatan pihak PMI, kebutuhan darah di daerah ini, rata-rata 700-900 kantung per bulan.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan