Gubernur Wejang Masyarakat Lasem Unjukkan Pariwisata

Sabtu, 28 Januari 2017 | 15:02 WIB

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menghadiri acara perayaan Tahun Baru Imlek 2568 di Kelenteng Poo An Bio di Desa Karangturi Kecamatan Lasem, Jumat (27/1/2017) malam. (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

LASEM, mataairradio.com – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memberi wejangan kepada masyarakat Lasem agar mengunjukkan potensi pariwisata di daerah itu.

Wejangan tersebut diberikan Ganjar ketika memberi sambutan pada acara perayaan Tahun Baru Imlek 2568 di Kelenteng Poo An Bio di Desa Karangturi Kecamatan Lasem, Jum’at (27/1/2017) malam.

Ganjar mengingatkan, kepada semua masyarakat agar merawat Indonesia. Menurutnya hal ini penting karena untuk memajukan sebuah negara tidak selalu secara fisik, namun juga hubungan sosial antarmasyarakat.

“Untuk apa secara fisik maju, tapi kalau hubungan antarwarganya buruk. Seperti di Semarang, suasana di sana jauh lebih baik, bukan sekadar fisik atau raga, tapi jiwa. Jiwa antara orang pandangannya menyayangi, bersaudara, bukan permusuhan,” katanya.

Ia juga berpesan kepada masyarakat Rembang khususnya warga Lasem agar tetap menjaga dan meningkatkan kebersihan lingkungan. Sebab, bersihnya suatu daerah, selain memberikan dampak kesehatan menjadi lebih baik, juga mampu menambah daya tarik pelancong.

“Apalagi Lasem merupakan daerah yang kaya. Mulai dari peninggalan budaya dan bangunan-bangunan bersejarahnya,” tandas Ganjar.

Sementara itu, menurut Bupati Rembang Abdul Hafidz, jika kecamatan Lasem ingin maju, pertama harus bersih. Selanjutnya baru infrastruktur. Ia menilai, dahulu kondisi jalan di Lasem memprihatinkan, namun kini sudah lebih tertata.

Penataan infrastruktur, katanya, merupakan salah satu bentuk upaya pemerintah dalam ikut serta memajukan wisata di Lasem. Ia pun meminta peran serta masyarakat dalam memajukan potensi wisata di daerah yang pada masa pemerintahan Majapahit merupakan sebuah kadipaten.

“Lasem ini kota yang luar biasa, perpaduan etnis china, arab, jawa bisa bersatu dan berbaur rukun. Semoga perpaduan budaya ini mampu terjaga baik, sehingga bisa memikat wisatawan lokal ataupun wisatawan mancanegara,” ujarnya pada kesempatan yang sama.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan