Gara-gara Api Tungku Rumah di Sulang Hangus

Rabu, 7 Oktober 2020 | 15:34 WIB

Petugas Damkar dibantu warga sekitar saat berusaha memadamkan api yang membkaar rumah milik Sudipto, warga RT 06 RW 03 Desa Kaliombo-Sulang, Rabu (7/10/2020) pagi. (Foto: mataairradio.com)

 

SULANG, mataairradio.com – Sebuah rumah di Kecamatan Sulang hangus terbakar, pada Rabu (7/10/2020) pagi sekira pukul 08.40 waktu setempat.

Rumah yang terletak di RT 06 RW 03 Desa Kaliombo-Sulang itu adalah milik seorang warga bernama Sucipto.

Kepala Damkar (Pemadam Kebakaran) pada Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja) Kabupaten Rembang Wiyoto menjelaskan, setelah menerima laporan adanya kebakaran rumah di Desa Kaliombo, pihaknya langsung bergegas menuju lokasi kebakaran.

Dirinya mengungkapkan, pihak Damkar Rembang menerjunkan satu armada pemadam dan satu unit truk tangki penyuplai air untuk proses pemadaman api.

Namun, ia melanjutkan, sesampainya di lokasi kejadian, sekitar pukul 09.23 WIB, ternyata kondisi api sudah padam, berkat bantuan warga sekitar bersama Balakar Sulang dan beberapa pihak lainnya.

Tiba di lokasi, pihak Damkar melakukan pendinginan, supaya bara api benar-benar padam dan mencegah potensi terjadinya kebakaran lanjutan.

“Informasi yang kami telusuri api berasal dari tungku masak yang merembet kemana-mana karena material bangunan berasal dari kayu, sehingga mudah terbakar,” ungkapnya.

Atas peristiwa tersebut bangunan rumah milik Sucipto di bagian dapur terbakar habis dan hampir merembet ke bangunan utama.

Selain itu, berbagai perabotan yang berada di dalam dapur ikut hangus dilalap api. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian yang dialami sang pemilik rumah ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Wiyoto mengimbau agar masyarakat selalu waspada dengan potensi kebakaran, apalagi Rembang masih dalam musim kemarau walaupun dalam beberapa hari terakhir di beberapa wilayah Kabupaten Rembang sudah turun hujan.

Hal yang perlu diperhatikan adalah apabila masyarakat membakar tumpukan sampah agar ditunggu hingga benar-benar padam. Selain itu apabila akan meninggalkan rumah pastikan aliran listrik dimatikan terlebih dahulu.

Menurut catatan pihak Damkar Rembang, faktor penyebab kebakaran paling banyak di kabupaten ini adalah bara sisa pembakaran sampah yang tidak ditunggu dan korsleting listrik.

 

Penulis : Mohammad Siroju Munir
Editor : Muhammad Fadlil




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan