Festival Thong-thong Lek Tradisional 2017 Digeber 20 Juni

Jumat, 2 Juni 2017 | 14:46 WIB

Suasana pergelaran festival thong-thong lek di Kabupaten Rembang, Kamis (30/6/2016) malam. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Festival musik tradisional penggugah sahur, thong-thong lek, akan kembali digelar di Kabupaten Rembang. Rencananya, festival dilangsungkan pada 20 Juni 2017.

Menurut edaran resmi dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Rembang, pendaftaran kelompok atau grup peserta festival thong-thong lek telah dibuka sejak 31 Mei lalu sampai 15 Juni 2017.

Dinbudpar menetapkan festival diikuti terbatas oleh kelompok thong-thong lek tradisional, tidak modern atau elektrik sebagaimana pada tahun-tahun yang lampau. Pendaftaran dibuka di pukul 08.00-14.00 WIB.

“Temu teknis pada 15 Juni 2017 pukul 09.30 WIB di Sanggar Budaya Komplek Pendapa Kabupaten Rembang,” tulis edaran resmi yang ditandatangani oleh Kepala Dinbudpar Kabupaten Rembang Dwi Purwanto.

Rencananya, festival dengan pentas keliling akan dilakukan pada selepas waktu Salat Tarawih pada Selasa (20/6/2017) dengan start di Perempatan SD Negeri 3, SD Negeri 1 Kutoharjo berjalan menuju Jalan Dr Soetomo.

“Lalu ke Jalan Kartini, Jalan Pemuda, dan finish di Stadion Krida Rembang. Rabu (malam) 21 Juni 2017, festival dengan pentas panggung atau grand final akan digelar di halaman Stadion Krida Rembang,” masih dalam edaran itu.

Setiap kelompok atau grup peserta festival thong-thong lek wajib membawakan lagu “Turi-turi Putih versi Nella Kharisma” dan “Ramadan” oleh Opick.

Sementara lagu pilihannya, Kun Anta – Humood Al Khuder edisi kaver gamelan, Tum Hiho Ya Rasulallah (Aldi), A Ba Ta Tsa (The Jenggot), Ngantri ke Surga (Wali Band), Salam 5 Waktu (Wali Band), Ngaku Mukmin-What Do You Mean (Gamelan Cover).

“Bagi kelompok atau grup yang berminat agar segera mempersiapkan diri,” pinta pihak dinas di penghujung surat edaran tersebut.

Pihak Dinbudpar Kabupaten Rembang akan menentukan pemenang dalam kejuaraan I, II, dan III, serta harapan I, II, dan III.

Juara I, II, dan III berhak atas piala dan uang pembinaan dengan nominal secara urut Rp3,5 juta, Rp3 juta, dan Rp2,5 juta, sedangkan Harapan I, II, dan III berhak atas uang pembinaan yang sama yakni masing-masing Rp1,5 juta.

“Semua hadiah dipotong pajak enam persen,” demikian edaran yang telah terkonfirmasi oleh pihak Dinbudpar.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan