Enam Trafo Mobil Disiapkan Antisipasi Byar Pet

Jumat, 23 Desember 2016 | 19:24 WIB
Kantor PLN Rayon Rembang. (Foto: mataairradio.com)

Kantor PLN Rayon Rembang. (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Rembang mengaku sudah menyiapkan antisipasi byar pet aliran listrik pada momen Perayaan Natal dan Tahun Baru.

Antisipasi itu menurut Manajer PLN Rayon Rembang Jarmuji, antara lain dengan menyiapkan enam unit trafo mobil, sehingga ketika ada trouble trafo, penanganannya bisa segera alias tidak menunggu lama.

“Trafo mobil ini kita sebar di masing-masing kantor jaga seperti di Rembang, Lasem, Kragan, dan Karas. Jadi kalau ada gangguan trafo di malam hari, tidak perlu menunggu besok,” ujarnya, Jumat (23/12/2016).

Selain itu, pihaknya juga berupaya menjaga keandalan aliran setrum dengan melakukan rabas-rabas guna memastikan jarak aman antara kabel tegangan tinggi PLN dengan pohon peneduh jalan.

“Surat dari Sekda belum ada atau belum sampai ke kita. Tetapi dari PLN Pusat sudah ada edaran mulai H-1 Natal sampai H+1 Tahun Baru (agar tidak ada pemadaman),” ungkapnya kepada mataairradio.com.

Meskipun sudah berkomitmen menjaga keandalan pasokan listrik selama momen Perayaan Natal dan Tahun Baru, namun Jarmuji tetap tidak berani menjamin seratus persen kalau Rembang akan sama sekali bebas dari mati lampu.

“Kemungkinan mati lampu kecil, selama cuaca bersahabat. Kita ketergantungannya dengan cuaca. Kalau hujan saja, nggak ada angin, kita relatif aman. Biasanya kalau cuaca angin, bisa mendadak mati lampu,” katanya.

Apalagi, imbuhnya, sering kali mati lampu mendadak diakibatkan oleh masalah teknis yaitu hewan seperti tikus, tokek, atau ular yang menempel pada jaringan PLN, sehingga mengakibatkan korsleting.

“Tidak ada gugus tugas khusus atau tenaga tambahan untuk menjaga keandalan selama Natal dan Tahun Baru. Tapi kami sudah siapkan petugas jaga 24 jam full di kantor-kantor jaga,” pungkasnya.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah Kabupaten Rembang Subakti menyatakan akan segera berkirim surat kepada PLN setempat guna menjamin tak akan adanya pemadaman selama momen Perayaan Natal dan Tahun Baru.

Menurutnya, kurangnya penerangan pada malam hari, bisa memicu sejumlah kerawanan, termasuk terhadap tindak kriminalitas dan potensi kecelakaan lalu lintas.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan