Empat Kecamatan Belum Tersentuh Layanan Truk Sampah

Senin, 16 Januari 2017 | 20:55 WIB

Seluruh atau 10 armada pengangkut sampah di Kabupaten Rembang mogok beroperasi lantaran anggaran bahan bakar minyak dari Pemkab setempat belum cair, Kamis (5/1/2017). (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Empat kecamatan di Kabupaten Rembang belum tersentuh layanan truk angkut sampah setidaknya hingga Senin (16/1/2016).

Empat kecamatan itu adalah Sale, Kaliori, Sumber serta Bulu. Selain truk angkut sampah, empat kecamatan tersebut juga belum memiliki tempat pembuangan sampah sementara.

Camat Sale Kunardi mengatakan, akibat belum terkaver layanan truk angkut sampah, sebagian besar warganya terpaksa membuang sampah di sungai dan kawasan hutan.

“Cara semacam itu membuat sungai dan hutan menjadi kumuh. Kami butuh layanan truk angkut sampah,” katanya kepada awak media.

Pihaknya telah mengajukan permohonan mendapat layanan truk angkut sampah kepada dinas lingkungan hidup setempat, namun belum ada jaminan segera terkaver oleh pihak DLH.

“Kami berharap dengan adanya layanan itu, perilaku warga membuang sampah di sungai atau hutan akan bisa berkurang atau hilang,” katanya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Rembang Purwadi Samsi menyatakan mendukung keinginan kecamatan yang belum terakses truk angkut sampah agar menjadi terlayani.

“Namun, kami tetap harus mempertimbangkan anggaran. Jika anggaran yang saat ini belum turun nantinya mencukupi, maka layanan truk akan mengkaver kecamatan yang belum terakses,” katanya.

Ia menyebutkan, yang dipertimbangkannya adalah biaya bahan bakar. Saat ini pihaknya masih mengonsolidasikan persoalan ini dengan bagian pengelolaan sampah.

“Kami sebenarnya ada dua armada baru truk sampah. Namum belum bisa dioperasionalkan lantaran plat nomor juga belum turun. Kami lihat dalam sebulan awal ini dulu,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan