Edarkan Sabu-sabu, Mantan Teknisi Servis AC Ditangkap

Senin, 6 Maret 2017 | 12:44 WIB

Alief Fatchun Najich warga Desa Banyuurip Kidul Surabaya, Jawa Timur, ditangkap di depan Terminal Rembang, Ahad (5/3/2017) kemarin. Polisi membekuknya karena yang bersangkutan menguasai narkotika golongan I jenis sabu-sabu. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Seorang mantan teknisi servis pengondisi udara (AC) ditangkap oleh aparat dari Satuan Reserse Narkoba Polres Rembang, Ahad (5/3/2017) kemarin. Remaja 18 tahun ini disangka mengedarkan sabu-sabu.

Ia yang tercatat bernama Alief Fatchun Najich warga Desa Banyuurip Kidul Surabaya, Jawa Timur, ditangkap di depan Terminal Rembang. Polisi membekuknya karena yang bersangkutan menguasai narkotika golongan I tersebut.

Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Rembang AKP Bambang Sugito mengatakan, awalnya diperoleh informasi bahwa ada remaja tak dikenal menjual obat di sekitar Terminal Rembang. Polisi kemudian bergerak melakukan penyelidikan.

“Kami menemukan pemuda mencurigakan di dekat terminal. Kemudian kami lakukan penggeledahan. Kami temukan barang bukti berupa sabu di jahitan lipatan kaos yang diakui milik tersangka,” ungkap Bambang.

Hingga Senin (6/3/2017), polisi masih memeriksa secara intensif tersangka. Bambang membenarkan, Alief adalah mantan teknisi servis AC di Rembang yang banting setir menjadi pengedar sabu-sabu dengan dalih lebih menguntungkan.

“Dari hasil penyidikan kami sementara ini, terungkap bahwa tersangka terlibat dalam peredaran sabu-sabu sejak setahun terakhir. Ia memang banting setir dari pekerjaan teknisi servis AC di Rembang menjadi pengedar sabu-sabu,” katanya.

Kini, akibat perbuatannya, tersangka mendekam di sel penjara Polres Rembang. Ia diancam hukuman minimal empat tahun, maksimal 14 tahun penjara, karena memiliki , membawa, dan membeli Narkotika untuk dijual.

“Kita kenakan jerat Pasal 114 jo 112 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Saat ini tersangka kita tahan guna pengembangan penyidikan meskipun kesimpulan sementara, yang bersangkutan tidak terlibat jaringan lain yang pernah terungkap sebelumnya,” katanya.

Polisi juga menyita tiga paket sabu-sabu dengan berat satu gram, satu dompet warna biru, satu KTP, satu kartu ATM BRI, satu unit ponsel jenis blackberry, satu kaos warna hitam, dan satu tas selempang warna biru, sebagai barang bukti dan diamankan di Mapolres Rembang.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan