Dua Pelaku Penganiayaan di Lokasi Pembangunan Pabrik Sosis Ditangkap

Senin, 29 Januari 2018 | 17:46 WIB

Dua orang tersangka pelaku penganiayaan terhadap seorang warga di lokasi pembangunan pabrik sosis di Dukuh Kepel Desa Labuhan Kidul Kecamatan Sluke berhasil ditangkap oleh polisi. Tersangka bernama Sobirin alias Gandul (28) warga Labuhan Kidul dan Sholikin alias Bulus (27) warga Sendangmulyo. (Foto: mataairradio.com)

 

SLUKE, mataairradio.com – Dua orang tersangka pelaku penganiayaan terhadap seorang warga di lokasi pembangunan pabrik sosis di Dukuh Kepel Desa Labuhan Kidul Kecamatan Sluke berhasil ditangkap oleh polisi.

Tersangka bernama Sobirin alias Gandul (28) warga Labuhan Kidul dan Sholikin alias Bulus (27) warga Sendangmulyo.

Keduanya menganiaya Soleh (42) warga Sendangmulyo Kecamatan Sluke pada tanggal 29 Oktober 2017 silam.

Kapolsek Sluke AKP Sunarmin membenarkan penangkapan terhadap Sobirin dan Sholikin.

Keduanya yang ditangkap pada Sabtu (27/1/2018) dini hari lalu itu, hingga Senin (29/1/2018) ini ditahan di Polres Rembang.

“Dua orang tersangka kami proses, dan kini kami titipkan penahanannya di Mapolres Rembang,” katanya kepada mataairradio.

Meskipun berhasil menangkap dua orang tersangka, polisi menyebut ada satu pelaku lain yang masih buron.

Namanya Saefudin alias Jipang warga Labuhan Kidul. Dari keterangan pelaku yang tertangkap, Jipang kabur ke luar kota.

“Kami masih memburu seorang pelaku lain,” katanya.

Kapolsek meminta Saefudin menyerahkan diri saja kepada polisi daripada terus bersembunyi. Hal ini untuk memudahkan penyelidikan biar kasus segera tuntas.

Para pelaku akan dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang Kekerasan.

Setidaknya, tersangka terancam hukuman lima tahun dan enam bulan penjara. Namun karena korbannya luka, maka mereka terancam tujuh tahun penjara.

Soleh tiba-tiba didatangi oleh Sobirin dan Sholikin di lokasi pembangunan pabrik sosis.

Tanpa ada alasan yang jelas, Sobirin mendekati Soleh lalu memukulnya dengan batang gelugu. Dua pelaku lain menyusul menjotosi korban.

Polisi sudah memeriksa tiga orang saksi yang melihat langsung penganiayaan itu.

Saksi-saksi ini juga sempat melerai penganiayaan. Begitu dapat dilerai, pelaku kabur ke luar kota. Adapun korban yang luka-luka mengadu ke Polsek Sluke.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan