Dua Anggota Jemaah Haji Kloter 48 Pulang Lebih Awal

Selasa, 4 Oktober 2016 | 23:47 WIB
Jemaah haji Kloter 38 atau SOC 38 tiba di Kabupaten Rembang, Selasa (4/10/2016) sekitar pukul 08.30 WIB. (Foto: Pujianto)

Jemaah haji Kloter 38 atau SOC 38 tiba di Kabupaten Rembang, Selasa (4/10/2016) sekitar pukul 08.30 WIB. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Dua orang anggota jemaah haji berasal dari kelompok terbang atau Kloter 48 Kabupaten Rembang dilaporkan pulang dari Tanah Suci lebih awal dari anggota jemaah lainnya.

Kloter 48 Debarkasi Solo (SOC 48) semestinya dijadwalkan tiba di Tanah Air pada Jumat, 7 Oktober mendatang. Rencananya kloter ini akan tiba di Kabupaten Rembang pada malam hari sekitar pukul 21.00 WIB.

Namun dua orang terpaksa pulang lebih awal karena salah satu di antaranya sakit. Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rembang Shalehuddin mengungkapkan anggota jemaah yang tanazul itu adalah Siti Muadhomah.

Yang bersangkutan tercatat sebagai haji asal RT 1 RW 12 Desa Pamotan Kecamatan Pamotan. Sedangkan haji yang satunya lagi adalah Siti Nur Achuma, anak dari Muadhomah yang menemani ibundanya.

“Sekarang (Siti Muadhomah) dirawat di RS Moewardi Solo. Anaknya menemani. Mereka ini terbang pulang ke Tanah Air bareng Kloter 33,” ungkap Shalehuddin tanpa menyebut jenis sakit yang dialami oleh Muadhomah, ketika dikonfirmasi mengenai kabar anggota jemaah haji yang dirawat di RS Moewardi Solo.

Sementara itu, pada Selasa (4/10/2016) pagi sekitar pukul 08.30 WIB, 352 orang jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 38 atau SOC 38, telah tiba di Kabupaten Rembang. Mereka langsung diantar ke konsentrasi dari setiap kecamatan.

Tercatat, 352 orang jemaah haji itu tersebar ke enam kecamatan, yaitu Sarang I, Sarang II, Pamotan, Sedan, Lasem, Kragan, dan Sale. Sebelum mereka tiba di Tanah Air, air zam-zam jatah lima liter tiap anggota jemaah haji, telah terlebih dahulu dibagikan.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan