DPRD Minta Dinas Pendidikan Data Siswa Kurang Mampu

Wednesday, 29 July 2020 | 12:41 WIB

DPRD Rembang saat rpaat dengar pendapat (RDP) dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora), pada Selasa (29/7/2020) di ruang rapat Kantor DPRD setempat. (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Pasca viralnya kasus Dimas, salah seorang pelajar yang datang ke sekolah untuk belajar seorang diri karena tidak mempunyai telepon genggam untuk belajar daring, Pihak DPRD Rembang meminta Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga mendata semua siswa SD-SMP yang mempunyai problem seperti Dimas.

Wakil Ketua DPRD Rembang Ridwan menyatakan pihaknya telah memanggil Kepala Dinas Pendidikan pada Selasa (28/7/2020) siang untuk rapat dengar pendapat bersama Komisi VI untuk mengklarifikasi kasus Dimas.

Dalam rapat tersebut DPRD meminta agar dinas terkait mendata siswa yang tidak memiliki telepon genggam atau orang tuanya memiliki telepon gengga namun tidak sanggup membeli kuota internet untuk pebelajaran daring.

Dirinya menabahkan untuk siswa yang mempunyai telepon genggam namun tidak mampu membeli kuota internet, pihak sekolahan bisa menggunakan dana BOS untuk membantu siswa.

Namun jika dana BOS tidak mencukupi karena digunakan keperluan yang lain maka pihak DPRD Rembang akan mengupayakannya melalui perubahan anggaran.

“Kalau data siswa yang punya HP atau tidak, kemudian mampu beli kuota atau tidak, sudah ada kan kita (DPRD) bisa memetakan bagaimana solusinya,” ungkapnya.

Politisi PDI-P ini menegaskan, ada beberapa sistem pembelajaran untuk para siswa di tengah pandemi covid-19 yaitu tatap muka, pebelajaran daring, lewat media radio dan menggunakan modul.

“Jadi jangan sampai pembelajaran ini berhenti walaupun di tengah situasi pandemi karena banyak cara untuk belajar,” imbuhnya.

Disinggung apakah akan ada bantuan bagi siswa yang tidak mempunyai telepon genggam, Ridwan menyatakan, kalau untuk bantuan kuota internet masih memungkinkan, namun jika bantuan berupa HP sepertnya tidak memungkinkan.

“Jika siswa yang tidak mempunyai HP akan diganti dengan modul yang disediakan sekolah dan biaya penggandaan (fotokopi) bisa ditanggung oleh pihak sekolah melalui BOS,” pungkasnya.

 

Penulis: Mohamad Siroju Munir
Editor: Mukhamad Fadlil




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan