DPRD Desak Pemkab Perbaiki Trotoar Pantura Lasem

Sabtu, 5 Mei 2018 | 23:25 WIB

Komisi C DPRD Kabupaten Rembang menginspeksi trotoar rusak di depan Pegadaian Lasem, Jumat (4/5/2018). (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Komisi C DPRD Kabupaten Rembang mendesak pemerintah kabupaten setempat untuk memperbaiki trotoar rusak di sepanjang Jalur Pantura Lasem.

Desakan ini setelah Komisi C menginspeksi trotoar rusak di depan SD Wijaya Kusuma dan Kantor Pegadaian Unit Lasem, Jumat (4/5/2018).

Wakil Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Rembang Puji Santoso menjelaskan, inspeksi yang dilakukan pihaknya berbekal fakta bahwa Jalur Pantura depan SD Wijaya Kusuma kerap banjir.

“Setelah kami cek, ternyata saluran air di bawah trotoar mampet,” katanya.

Selain itu, saluran air ke arah Sungai Babagan, terlihat menanjak.

“Dampaknya, begitu hujan deras dan air cucuran dari rumah tangga mengalir, saluran cepat penuh, sehingga melimpas ke jalanan dan banjir,” bebernya.

Puji menambahkan, pihaknya juga menemui kenyataan bahwa beberapa ruas trotoar tidak lagi berpenutup.

“Kondisi ini mengundang kerawanan. Pejalan kaki pengguna trotoar rawan terperosok,” katanya.

Ia merekomendasikan kepada pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Rembang untuk melakukan perbaikan trotoar, secepatnya.

Puji pun menyarankan dilakukannya pengerukan terhadap timbunan sampah bercampur lumpur di dalam saluran.

“Kami rekomendasikan  pula pemberian penutup bak kontrol trotoar, guna menghindari kecelakaan pejalan kaki,” imbuhnya.

Pemerintah Kabupaten Rembang mengalokasikan anggaran Rp600 juta untuk pemeliharaan trotoar di daerah ini.

Namun menurut Puji, Pemkab belum secara signifikan melakukan penyerapan anggaran tersebut.

Ia menegaskan, anggaran pemeliharaan trotoar diperuntukkan untuk sekadar perbaikan kecil.

Adapun pembuatan trotoar di sepanjang Karangturi hingga Pasar Duwur Lasem, tidak memungkinkan bila dikaver dengan anggaran pemeliharaan.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan